TILKAM – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Agam nomor urut 2, BENNI-IQBAL dari hari ke hari terus mengalir. Hari ini, Kamis (24/10) Benni Warlis. Dt. Tan Batuah diundang ninik mamak, tokoh masyarakat, majelis taim dan bundo kanduang Pincuran, kecamatan Tilatang Kamang untuk temu ramah.
Benni Warlis dalam sambutannya mengatakan, kalau menurut Allah SWT jalan menuju bupati Agam adalah yang terbaik bagi saya maka berilah kelapangan hati dalam menjalankannya. Tapi andaikan menjadi bupati akan mendatangkan mudharat bagi diri saya dan masyarakat maka hentikanlah kegiatan saya ini.
“Tapi Alhamdulillah hati saya merasa tenang dan nyaman sampai saat ini, makanya saya terus melakukan silaturrahim dengan masyarakat Agam…
Sayang sengaja berpasangan dengan Bapak Muhammad Iqbal karena beliau sukses sebagai anggota DPR RI selama tiga periode, dan sudah banyak usaha beliau menarik dana pusat yang dinikmati masyarakat Agam, seperti bedah rumah dan irigasi serta lainnya. Dan saat ini dibutuhkan kepala daerah yang mampu manarik dana pusat dan provinsi ke Agam. Karena saya dulu pernah diberi kepercayaan bidang anggaran di pemerintah provinsi, peluang inilah yang akan saya upayakan untuk pembangunan di Agam ke depan.
Di bidang pertanian sesuai profesi saya semenjak jadi penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Kepala Dinas Pertanian di Payakumbuh, insya Allah kalau saya dipercayai masyarakat untuk memimpin Agam maka saya akan anggarkan dana untuk peningkatan usaha pertanian di Agam,”ungkap Benni Warlis.
Sementara itu perwakilan ninik mamak, S. Dt. Parpatiah menyampaikan dukungan beliau dan dan hadirin yang hadir terhadap Benni Warlis. Secara serentak semua yang hadir menjawab “kami mendukung dan akan memilih calon bupati nomor urut 2, bapak Benni-Iqbal”.
Sedangkan salah seorang bundo kanduang menyampaikan ucapan terima kasih dengan program Benni Warlis tentang asuransi pertanian. Semoga bapak terpilih sebagai bupati dan dapat menindaklanjuti saran dan masukan yang kami sampaikan. Dengan pertemuan hari ini maka kami akan selalu mengingat jasa dan keteladanan bapak”sebut ibuk itu. (Mas).












