PADANG – Dengan ketersediaan akses dan wawasan yang mencakup skala global seiring perkembangan teknologi, hal ini tentu bisa menjadi jalan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Sumbar yang lebih maju dan berkualitas kedepannya.
Hal itu dikatakan Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menghadiri Sosialisasi Pendidikan Amerika dan Inaugurasi Kepengurusan Asosiasi American Alumni Association West Sumatra (AAA-WS), Selasa (7/2) di Gedung Youth Center.
Dalam hal ini, kata Supardi, pemimpin daerah pun juga mesti memiliki kapabilitas secara intelektual sehingga bisa membuka akses mancanegara.
“Dari kemampuan tersebut, diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap pembangunan di seluruh sektor, termasuk SDM ini,” kata Supardi.
Menurut Ketua DPRD Sumbar, adanya AAA-WS ini juga merupakan peluang yang jangan sampai terlewatkan. Salah satunya tentu bagaimana akses ini bisa memperkaya wawasan generasi muda Sumbar untuk menempuh pendidikan di Amerika. Terutama peluang-peluang beasiswa.
“Jadi jangan sia-siakan kesempatan yang ada di depan mata,” tukasnya.
Supardi juga mendorong pemerintah setempat agar mampu membuka akses lainnya dengan negara-negara lain, sehingga kesempatan untuk pengembangan kualitas pendidikan generasi Sumbar juga semakin baik.
“Buka juga akses dengan negara-negara Eropa atau yang lainnya, karena hal itu merupakan salah satu cara untuk melahirkan bibit unggul di masa depan,” katanya.
Menurut Supardi, dulu memang Sumbar menjadi salah satu tujuan para pencari ilmu yang datang dari sejumlah negara tetangga. Namun kini memang keadaanya sudah tidak seperti itu. Walau demikian, hal ini bisa menjadi sebuah motivasi agar kedepannya Sumbar dengan Minangkabau-nya bisa kembali menjadi tempat menimba ilmu.
“Saat ini malah banyak generasi muda Sumbar yang belajar ke negara tetangga. Tapi itu tidak masalah, asalkan kita masih punya tekad untuk membangun Sumbar dengan SDM yang berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia, Michael F. Kleine mengatakan, dengan adanya program AAA-WS untuk masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang, akan membuka sejumlah akses dengan AS, tidak hanya untuk pendidikan, namun juga jalur perdagangan hingga pengembangan sektor kesehatan.
“Jadi banyak pihak yang akan diuntungkan dengan program ini, ketika ada pelajar mendapatkan pendidikan lebih di AS, maka nantinya mereka akan kembali lagi ke Sumbar untuk menerapkan ilmu-ilmu yang didapatkan, di masa depan ini akan menjadi hubungan strategis antara Sumbar dan AS,” katanya.
Dia mengatakan, para alumni AAA-WS merupakan wadah kolaborasi untuk para pelajar yang akan memulai karir pendidikan ke AS, mereka akan berbagi ilmu dan pengalaman agar niat untuk menuntut ilmu lebih optimal.
Selain menggelar inaugurasi AAA-WS, Wakil Dubes AS juga memboyong group beatbox asal Amerika Serikat “The Beatbox House” untuk tampil di hadapan mahasiswa dan pelajar Kota Padang.
The Beatbox House yang dihadirkan dalam program American Music Abroad ini merupakan program untuk memperkenalkan musik yang populer di AS.
Selain unjuk kebolehan, The Beatbox House juga berbagi ilmu tentang mengolah suara menggunakan mulut sehingga bisa menyerupai beberapa alat musik.
Sementara itu salah satu Founder AAA-WS, Romeo Rissal mengatakan AAA-WS adalah wadah alumni universitas dan program khusus pemerintah AS dan Indonesia yang pernah menjalani program di Amerika Serikat, serta berafiliasi dengan Provinsi Sumatera Barat.
“Asosiasi ini diharapkan menjadi wadah berkolaborasi dan berkontribusi untuk pembangunan daerah dan penguatan hubungan Indonesia – AS,” katanya. (W)












