PARIK MALINTANG – Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis bersama jajaran pemerintah daerah, Minggu (20/7) kemarin, melaksanakan olahraga bersepeda atau kegiatan yang mereka namakan gowes ‘Putar Roda Jemput Aspirasi’ ke Kecamatan Sungai Limau. Ada beberapa nagari yang mereka lintasi. Salah satunya Nagari Pilubang.
Di Nagari Pilubang, Bupati John Kenedy Azis sempat mampir dan meninjau abrasi pantai di Pasuie Baru yang terus mengancam pemukiman warga dan, sudah banyak rumah nelayan yang amblas ke dasar laut.
Dari Pasie Baru, rombongan JKA yang turut didampingi Walinagari, kemudian meluncur ke Cangkeh, Korong Sibarus, yaitu untuk melihat bendungan dan jaringan irigasi yang rusak. “Kerusakan ini sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat, Pak Bupati,” kata Walinagari Pilubang, melaporkan.
Sebelum meninjau bendungan dan irigasi yang rusak di Cangkeh, peserta Gowes itupun sempat meninjau jembatan patah di Korong Sungai Sirah. Jembatan itu, aku salah seorang tokoh masyarakat, juga merupakan sarana vital bagi perekonomian masyarakat setempat. Dan, mereka berharap, bersdama Bupati JKA, infrastruktur itu dapat segera diperbaiki Kembali.
Tidak hanya di Sungai Sirah, Bupati juga sempat meninjau jembatan putus di Jawi, Korong Duku. Kemudian kapalo banda di Duku 1 Kampuang Balimbiang, jembatan Kapolo Banda Duku 1 Kampuang Balimbiangd Jawi Duku, jembagtan Sungai Talang, Korong Duku, jaringan irigasi Duku 1 SP1 di Lubuak Batuang, Korong duku dan ruas jalan yang amblas di Kampuang Piliang, Durian Daun.
Gowes ditutup dengan peninjauan ke Jembatan Sungai Talang di Korong Duku Pilubang, yang sudah terbengkalai sejak tahun 2016. Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap sejumlah infrastruktur penting yang belum mendapat perhatian maksimal.
“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga di lapangan akan menjadi prioritas dalam penyusunan program dan penganggaran ke depan. Di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, saya berharap dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, kita bisa segera memperbaiki fasilitas-fasilitas penting ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati.
Lebih dari sekadar kegiatan olahraga, program “Putar Roda Jemput Aspirasi” menjadi wadah strategis untuk dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat transparansi dan partisipasi dalam pembangunan daerah. Demikian Diskominfo menginformasikan. (dmn)












