Di Hari Kemerdekaan, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Datar Tambah Selusin Lagi

Roza Mardiah. (prokabar)

BATUSANGKAR – Kasus positif Covid-19 di Tanah Datar belum reda. Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) di bawah pimpinan Dr. Andani Eka Putra, terus melakukan uji sampel swab yang dikirim dari daerah berjuluk Luak Nan Tuo itu, sesuai dengan tracing yang dilakukan.

Hasil uji labor yang disampaikan Senin (17/8), persis ketika negeri ini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75, kasus positif Covid-19 bertambah selusin lagi.

Dengan demikian, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanah Datar berjumlah 58 orang; dua orang di antaranya meninggal dunia, 13 orang sudah dinyatakan negatif atau sembuh, dan 43 orang menjalani perawatan dan isolasi di berbagai tempat, termasuk rumah sakit di Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi.

Baca Juga  Balai Adat Nagari Sumpu Diresmikan, Atraksi Seni Digiatkan

Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar dalam keterangan persnya merinci, kasus positif terbaru itu menjangkiti ibu rumah tangga, tenaga kesehatan, pegawai swasta, dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Domisilinya menyebar di Kecamatan Limo Kaum, Sungai Tarab, Tanjung Emas, dan Kecamatan Pariangan.

Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan Tanah Datar Roza Mardiah, menyebut, pihaknya terus melakukan tracing terhadap kasus-kasus positif Covid-19, terutama orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien. Hal itu dilakukan, sebutnya, sebagai upaya untuk memutus rantai penularan penyakit menular akibat Virus Corona itu.

Sementara itu, pekan kemarin Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma menyatakan, Pemkab Tanah Datar meminta kepada warganya yang sudah diambil sampel swab untuk diuji di laboratorium, agar mengisolasi diri secara mandiri, sambil menunggu hasilnya.

Baca Juga  TP PKK Tanah Datar Verifikasi UP2K Sariak Sarumpun Nagari Batu Taba

Hal itu dilakukan, menurut Zuldafri, sebagai antisipasi untuk memutus rantai penularan Covid-19, yang kasus terkonfirmasi positifnya terus bertambah beberapa hari belakangan, terutaa sejak kasus baru dengan klaster penularan diduga berasal dari Puskesmas Limo Kaum I.

Zuldafri juga menghimbau kepada segenap aparatur pemerintah, pegawai BUMN/BUMD serta masyarakat agar dalam beraktivitas di luar rumah selalu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Khusus kepada tenaga medis dan instansi terkait lainnya dalam penanganan Covid-19 di Tanah Datar agar tidak patah semangat, serta senantiasa bekerja keras.

“Tidak perlu kita saling menyalahkan. Kita harus tetap semangat, terus bekerjasama dalam mengatasi wabah ini. Semoga Tanah Datar dapat kembali bebas dari pandemi tersebut,” tuturnya.(mus)