Di ajang Festival Literasi Daerah Dirkeu Bank Nagari Kunjungi Stand UMKM

Direktur Keuangan (Dirkeu) Bank Nagari, Roni Edrian, mengunjungi sejumlah stand UMKM di ajang Festival Literasi Daerah yang diresmikan Gubernur Sumbar H. Mahyeldi Ansharullah, Selasa (9/9) lalu. (Soesilo)

PADANG – Direktur Keuangan (Dirkeu) Bank Nagari, Roni Edrian, mengunjungi sejumlah stand UMKM di ajang Festival Literasi Daerah yang diresmikan Gubernur Sumbar H. Mahyeldi Ansharullah, Selasa (9/9) lalu.

Dalam kegiatan yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Roni melihat keunikan aneka produk kriya dari kelompok ibu-ibu pelaku UMKM binaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar.

Di salah satu stand, Roni yang didampingi Sekper dan Humas Bank Nagari Tasman dan Fefri Doni melakukan dialog dengan mereka dan membeli sejumlah produk kriya, seperti bros, gelang, strap HP.

Di stand tersebut, selain Dirkeu Bank Nagari, Bunda Literasi Sumbar. Hj. Harneli Bahar juga mengunjungi UMKM tersebut.

Di ajang ini, Bank Nagari juga membuka stand layanan bagi masyarakat yang menjadi penabung baru Sikoci dan aneka produk Bank Nagari lainnya.

Baca Juga  Bank Nagari Luncurkan Gebyar Hadiah Tabungan Periode 2025-2026

Roni mengatakan, Bank Nagari memiliki kepedulian terhadap UMKM di Sumbar, dengan memberikan kredit seperti Kredit SIMAMAK. Ini adalah program kredit dari Bank Nagari untuk membantu masyarakat Sumatera Barat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, dengan subsidi bunga atau marjin. Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Barat dengan Bank Nagari untuk mengatasi masalah keuangan melalui penyaluran kredit bagi UMKM.

KUR

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah oleh PT Bank Nagari menunjukkan kinerja yang menggembirakan.

Hingga akhir kuartal II tahun 2025, total KUR Syariah yang disalurkan mencapai Rp22,1 miliar dengan jumlah debitur mencapai 6.796 pelaku usaha.

Baca Juga  Festival Pelajar Sholeh TAHARI MUDA, Bank Nagari Season 4 Lahirkan Banyak Juara

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menjelaskan bahwa realisasi penyaluran KUR tersebut telah mencapai 15,29% dari total plafon tahun 2025, sebuah capaian yang dinilainya cukup positif.

“Penyaluran tertinggi masih didominasi oleh sektor ekonomi perkebunan, khususnya kelapa sawit,” ungkapnya, belum lama ini.

Ia juga menambahkan bahwa sejak 2021, Unit Usaha Syariah Bank Nagari terus konsisten menyalurkan KUR dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja bagi pelaku UMKM di Sumatera Barat.

Jika dibandingkan dengan kuartal I/2025, terjadi kenaikan penyaluran KUR sebesar 17,78% pada kuartal II.

Hal ini menjadi sinyal positif akan tingginya permintaan dan kepercayaan pelaku usaha terhadap pembiayaan syariah dari Bank Nagari.(Soe)