Delapan Fraksi DPRD Tanah Datar Sampaikan Pandangan Umum terhadap Nota RPJMD

Rapat paripurna DPRD tentang pandangan umum terhadap nota RPJMD. (ist)

BATUSANGKAR – Delapan Fraksi di DPRD Tanah Datar sampaikan pandangan umum terhadap nota Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi Rabu, (9/7) di ruang sidang utama DPRD setempat 8 fraksi memberikan tanggapannya.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Kamrita dan dihadiri 24 orang anggota DPRD, Bupati Eka Putra, Forkopimda, pejabat Pemkab, camat dan wali nagari.

Delapan fraksi memberikan tanggapan atas nota penjelasan bupati terkait RPJMD, yakni Fraksi PKS dengan juru bicara Adib Fadhil, Fraksi Nasdem dengan juru bicara Junaidi Dt. Rajo Mangkuto, Fraksi Ummat Golkar dengan juru bicara Herman Sugiarto, Fraksi PPP dengan juru bicara H. Zulhadi, Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat dengan juru bicara Syafril, Fraksi Gerindra dengan juru bicara Surva Hutri, Fraksi PAN dengan juru bicara Felly Endra, dan Fraksi PKB dengan juru bicara Yonnarlis.

Baca Juga  PWI Tanah Datar Gelar Kegiatan Peningkatkan Kapasitas di Sawahlunto

Fraksi tersebut menyampaikan pandangan umum secara kritis namun konstruktif, dengan tujuan proses penyusunan dan pembahasan RPJMD menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan dapat dilaksanakan dengan baik.

Secara umum fraksi-fraksi menyampaikan dari dokumen perencanaan pembangunan daerah yang memuat visi dan misi kepala daerah, arah kebijakan, strategi dan program pembangunan Kabupaten Tanah Datar tahun 2025-2029 tersebut diharapkan perencanaan pembangunan kedepannya benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat yang berbasis potensi nagari dan berpijak pada nilai-nilai adat dan kearifan lokal.

Baca Juga  Bupati Eka Putra Apresiasi Sekolah IT Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar

Beberapa fraksi juga menegaskan adanya komitmen untuk terus mengawal jalannya pembangunan daerah secara kritis dan konsumtif dengan semangat kolaborasi terwujudnya Tanah Datar yang madani, maju dan berkelanjutan.

Menurut Ketua DPRD Anton Yondra, pemandangan umum merupakan salah satu bahan masukan bagi Pemkab untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Kita perlu memastikan dokumen perencanaan ini tidak hanya responsif terhadap kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Tanah Datar di jangka panjang”, ucapnya. (ydi)