Dalam kunjungan perdananya ke stand Dekranasda Tanah Datar, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsy bersama sang istri disambut langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dan Ketua Dekranasda, Ny. Lise Eka Putra.
Menteri Ekraf mengaku kagum dengan kualitas produk kerajinan dari Tanah Datar, terutama tenun Pandai Sikek, yang dikenal memiliki motif khas serta kehalusan anyaman yang memikat.
“Ini adalah momen luar biasa bagi para pelaku UMKM untuk semakin berkembang. Tenun Pandai Sikek ini memiliki kualitas yang sangat bagus dan berpotensi besar di pasar nasional maupun internasional,” ujar Teuku Riefky sembari memegang salah satu kain tenun.
Selain tenun Pandai Sikek, Menteri Ekraf juga tampak antusias melihat berbagai produk unggulan lainnya seperti tenun Lintau, sulaman Kapalo Samek, eco-print berbahan kain, tenun Atai, serta beragam produk rajut seperti topi, tas, sepatu, batik Pariangan, dan rajut Safir.
Kesempatan ini semakin istimewa karena Menteri Ekraf dan istrinya turut membeli songket Pandai Sikek sebagai bentuk dukungan terhadap pengrajin lokal.
Bupati Eka Putra mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan.
“Momen ini sangat berharga untuk memperkenalkan produk unggulan Tanah Datar kepada masyarakat luas. Apalagi, Menteri dan istri langsung memborong tenun Pandai Sikek. Terima kasih atas dukungannya,” ucap Bupati Eka Putra.
Ia juga menegaskan pentingnya pelayanan terbaik bagi para pengunjung stand, guna meningkatkan daya tarik produk-produk UMKM Tanah Datar.
“Berikan pelayanan yang ramah dan profesional, serta pastikan pengunjung dapat dengan mudah menghubungi produsen jika tertarik untuk membeli lebih banyak. Promosi melalui WhatsApp dan media sosial juga harus dimaksimalkan agar produk kita semakin dikenal,” tambahnya.
Keikutsertaan Dekranasda Tanah Datar di INACRAFT 2025 diharapkan mampu membuka peluang baru bagi UMKM daerah untuk semakin berkembang dan menembus pasar internasional.(*)












