PARIK MALINTANG – Dedi Salim, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Padang Pariaman mundur sebagai Ketua Yayasan Al Aziz. Mundur dengan asalan demi kemajuan yayasan.
Ketika dihubungi TopSatu.com, Minggu (4/10), Dedi yang juga mantan Ketua PWI Padang Pariaman itu menyebutkan, mungkin ada yang lebih baik dari dirinya untuk menangani yayasan yang bergerak dibidang sosila dan keagamaan tersebut.
“Ya, mudah-mudahan Yayasan AL Aziz kedepan bisa lebih baik lagi,” harapnya.
Jadi, kata Dedi, soal pengunduran dirinya, itu murni untuk kemajuan yayasan.
“Saya sudah menyampaikan surat pengunduran diri itu kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan, Pak Arizal Aziz, beberapa waktu lalu,” ulasnya.
Selama dirinya jadi ketua yayasan, aku Dedi, cukup banyak program sosial dan keagamaan yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Al Aziz. Tidak hanya di Padang Pariaman dan Kota Pariaman, tetapi juga di beberapa kabupaten/kota lainnya.
Semua itu, menurut Dedi, bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan dan bimbingan ketua dewan pembina, Arizal Aziz.
“Sekaitan itu saya ucapkan terimakasih. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada masyarakat yang telah banyak mendukungnya selama ini,” ujar anggota dewan yang sebelumnya juga tercatat sebagai wartawan Harian Haluan tersebut.
Selama Dedi jadi ketua, cukup banyak memang, program Yayasan Al Aziz yang terpublikasikan. Diantaranya, membangun mesjid di Kecamatan V Koto Kampuang Dalam. Mesjid yang dibangun dengan dana Rp1 miliar lebih tersebut kini telah difungsikan sebagai tempat ibadah.
Kemudian juga pembangunan pondok pesantren di Alahan Tabek, Kecamatan V Koto Kampuang Dalam, yang nantinya diharapkan bisa jadi sentral pendidikan agama di daerah tersebut. Beberapa tahun belakangan, Yayasan Al Aziz pun eksis menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak di Padang Pariaman.
Kemudian juga menyantuni anak-anak yatim serta guru mengaji.
Yayasan Al Aziz bahkan berhasil meyantuni 100 anak yatim pada setiap kecamatan di Padang Pariaman. Disamping juga beberapa kali menggelar Musabaqa Tilawatil Quran (MTQ) yang hadiahnya umrah ke tanah suci.
“Mudah-mudahan ke depan, bersama pimpinan yang baru, Yayasan Al Aziz bisa lebih baik dan lebih maju lagi,” harap Dedi Salim yang kini mengaku cukup sibuk di legislatif. (darmansyah)












