Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Waspada Bencana Banjir dan Longsor

Longsor di Jorong Siguhung Nagari Persiapan Kandis Siguhung Kecamatan Lubuk Basung, Minggu (23/10). (mursyidi)

PADANG – Gubernur Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor karena daerah itu sudah memasuki puncak musim hujan.

“Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir dan tanah longsor harus ekstra waspada karena curah hujan yang tinggi,” katanya di Padang, Kamis (17/11).

Dikatakannya, untuk siaga dirinya telah memerintahkan BPBD Sumbar untuk mengkoordinasikan kesiapan seluruh personel BPBD baik di provinsi maupun di kabupaten/kota agar bisa merespon cepat jika terjadi bencana.

“Semua personel harus siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Harus bisa bergerak cepat mengantisipasi supaya tidak jatuh korban,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota menyusul peringatan dini dari BMKG yang menyebut Sumbar memasuki puncak musim hujan.

“Kita ingatkan personel agar selalu siaga, waspada dan menjaga komunikasi serta koordinasi untuk mengantisipasi semua potensi bencana terutama banjir, tanah longsor dan angin puting beliung,” ujarnya.

BPBD Sumbar mencatat dalam rentang 11-17 November 2022 telah terjadi 25 kejadian bencana di berbagai daerah di provinsi itu masing-masing enam kejadian banjir, 8 kejadian puting beliung dan angin kencang serta 11 kejadian tanah longsor.