Padang  

Coba Kelabui Petugas Posko Covid-19, Ada yang Ngaku Aparat TNI

Oknum masyarakat nekad mengaku TNI di perbatasan Kota Padang. Setelah diperiksa ternyata yang bersangkutan bukanlah anggota TNI. (ist)

PADANG –Berbagai macam cara dilakukan oknum masyarakat yang ingin masuk ke Kota Padang untuk mengelabui petugas yang berjaga di perbatasan. Pada Rabu (13/5) sekitar lebih kurang 20 kendaraan dipaksa putar balik karena nekad memasuki Padang dari arah Pesisir Selatan.

Hal itu diakui Kapten infantri Azwar selaku Danramil 07 Bungus Teluk Kabung yang juga Danpos Siaga Covid 19 Bungus Teluk Kabung, Rabu (13/5) kepada awak media.

“Kami mengimbau warga atau masyarakat yang dari arah Pesisir Selatan jika tidak ada urusan penting diharapkan tahan diri dulu. Karena dilapangan kami tidak akan segan-segan untuk memerintahkan balik kanan,” katanya.

Dikatakannya, untuk mengelabui petugas ada yang mengaku sebagai TNI, ada juga yang melawan kepada petugas.

“Tak hanya itu ada juga yang mengaku mengantarkan orang sakit dan ada pula travel pribadi yang menurunkan penumpangnya seakan – akan tidak ada penumpang,” ungkapnya.

Aturan tegas terus diterapkan terhadap warga yang inggin masuk ke Kota Padang dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II.

“Rabu (13/5) , ada salah satu warga yang mengaku sebagai TNI. Diapun membawa atribut TNI di mobilnya. Setelah kita tanya ditanya lebih lanjut pria itu akhirnya mengaku bukan TNI. Kita tindak, kita sita akributnya dan kita suruh balik kanan, “tegasnya.

Ditambahkannya, pihaknya tidak main – main dalam menerapkan aturan, kalau tidak ada perlu disuruh balik kanan.

“Rabu (13/5) ada sekitar 20 mobil yang ingin masuk ke Kota Padang disuruh balik kanan. Tak hanya itu ada juga yang nekad melawan (cekcok) antara petugas dengan salah satu oknum yang mengaku dokter yang dinas di BNNP Sumbar. Setelah ditanyai dia dari Pesisir Selatan dan tidak ada tujuan ke Padang, dia pun tidak mau memperlihatkan KTPnya. Terlebih oknum itu melawan petugas dengan menyebut petugas sebagai preman, kita ambil tindakan tegas kita suruh balik kanan, ” jelasnya.

Ia berharap masyarakat yang ingin ke Padang supaya dipending dulu. Padang menerapkan status PSBB, jadi patuhilah aturan jangan melawan kepada petugas. (rahmat)