Payakumbuh – Pengentasan Stunting menjadi pembahasan serius dari pemerintah pusat, provinsi hingga ke kabupaten/kota. Dilingkup Pemko Payakumbuh sendiri dilakukan beberapa upaya dengan dilakukannya gerakan penanganan Stunting dengan cara mengangkat camat di kota itu sebagai bapak asuh anak penderita stunting di wilayah tempat tinggal mereka masing-masing. Hal itu sesuai dengan instruksi dan arahan dari kepala daerah.
Berdasarkan hal tersebut, Camat Payakumbuh Timur Hepi, Senin (6/2), didampingi Lurah Padang Sikabu Nurasiah, Bidan Pembina Wilayah Yenni Silvia Roza, langsung memberikan bantuan berupa paket susu dan beras kepada salah satu warga Kelurahan Padang Sikabu.
Kepada wartawan, Camat Hepi mengatakan, Stunting ini adalah masalah bersama. Dimana semua pihak harus terlibat dalam mengawasi terhadap tumbuh kembang anak khususnya di usia 1.000 hari kehidupan. “Tugas dari para bapak asuh adalah untuk melakukan pendampingan kepada anak-anak, sekaligus memberikan bantuan baik materi serta non materi dan lainnya yang dibutuhkan,” ujarnya.
Menurut camat, stunting sendiri merupakan masalah yang sangat besar yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh semua pihak. Sebab, selain mempengaruhi kondisi tubuh, Stunting juga dapat mempengaruhi kecerdasan dan kesehatan penderitanya. “Masalah Stunting ini harus kita tindak lanjuti dari hulu ke hilir. Dari sebelum pasangan yang menikah, yang mana calon pengantin harus kita berikan penyuluhan terlebih dahulu,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Kelurahan Padang Sikabu Nurasiah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan kecamatan, dan berharap semoga program ini dapat berlanjut serta bermanfaat untuk penerima. “Saat ini sudah terlihat dari perkembangan anaknya dan sudah mulai meningkat dibandingkan dengan kondisi sebelumnya,” ucapnya. 207












