PADANG — Banjir besar yang melanda Kecamatan Koto Tangah dan Nanggalo pada 23–25 November 2025 menimbulkan dampak luas bagi ribuan warga. Dalam kondisi darurat tersebut, bantuan cepat dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, termasuk dari PT Semen Padang yang pada Rabu (26/11/2025) menyalurkan bantuan pangan pokok ke dua kecamatan terdampak. Para camat memberikan apresiasi atas kepedulian perusahaan dalam membantu percepatan pemulihan warga.
Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menerima langsung bantuan berupa beras, mi instan, air mineral, dan telur dari PT Semen Padang di Posko Dadok Tunggul Hitam. Ia menyebut banjir kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. “Hampir 13 ribu jiwa terdampak banjir di Koto Tangah, dengan 4.855 jiwa berada di Dadok Tunggul Hitam,” ujarnya.
Fizlan menjelaskan bahwa pada puncak banjir, tinggi air di beberapa lokasi mencapai 1,5 meter sehingga ribuan warga harus mengungsi ke tempat aman. Setelah air surut, kebutuhan pangan menjadi prioritas utama bagi dapur umum yang melayani warga. Ia menyampaikan bahwa bantuan dari PT Semen Padang akan sangat membantu empat dapur umum yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sementara itu, di Kecamatan Nanggalo, Camat Amrizal Rengganis turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan berupa 100 paket sembako dari PT Semen Padang. Bantuan itu akan segera disalurkan kepada warga terdampak di Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Surau Gadang, dan Kampung Olo—tiga titik yang mengalami dampak terparah.
Amrizal mengatakan total korban banjir di Nanggalo mencapai 2.232 jiwa atau 477 kepala keluarga. Menurutnya, bantuan perusahaan sangat membantu meringankan beban warga yang kehilangan harta benda dan masih dalam tahap pembersihan rumah. “Bantuan ini sangat membantu warga kami yang sedang berupaya bangkit,” katanya.
Para camat menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan pihak swasta sangat penting dalam mempercepat penanganan bencana. Mereka berharap sinergi seperti ini terus diperkuat agar masyarakat dapat lebih cepat pulih dari dampak banjir.
PT Semen Padang sebelumnya telah terlibat dalam penyaluran bantuan di banyak titik terdampak, termasuk di Batu Busuk, Kecamatan Pauh. Respons cepat perusahaan menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan peran sosialnya di tengah masyarakat.
Dengan dukungan tersebut, kedua kecamatan kini fokus pada pembersihan lingkungan dan pemulihan aktivitas ekonomi warga. Camat Koto Tangah dan Nanggalo berharap curah hujan ekstrem tidak kembali terjadi, sehingga warga dapat beraktivitas normal dan memulihkan kondisi rumah mereka secara bertahap. (*)












