PASAMAN– Bupati Pasaman mengevaluasi program unggulan tidak lagi sekadar berorientasi pada laporan administratif maupun presentasi capaian semata, untuk itu seluruh program pembangunan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Pasaman, Welly Suhery didampingi Wakil Bupati, Parulian saat konferensi pers capaian satu tahun Program Unggulan “Pasaman Bangkit” di Balerong Pusako Anak Nagari, Rumah Dinas Bupati Pasaman, Senin(25/5).
“Pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada slogan, seremoni, maupun rutinitas birokrasi tahunan. Pemerintah daerah harus memastikan seluruh kebijakan dan program benar-benar memberi dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat”ungkap Bupati.
Dikatakan, sebagian besar program unggulan telah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Pasaman, mulai dari program berobat dan ambulans gratis, bantuan pendidikan, hingga seragam sekolah gratis.
“Di sektor kesejahteraan sosial dan ekonomi, program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pemutakhiran data Program Keluarga Harapan (PKH) yang berkaitan langsung dengan perlindungan sosial dan pengurangan beban keluarga miskin juga dinilai berjalan sesuai arah kebijakan”tambahnya.
Sementara itu, program bajak gratis dan pengawalan kuota pupuk yang menyasar sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Pasaman terus dipercepat pelaksanaannya. Menurut Welly, langkah tersebut penting untuk menopang ketahanan pangan daerah.
Selain itu, Gerakan Nagari Bangkit dan Nagari Tangguh Bencana menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter, solidaritas sosial, dan kesiapsiagaan masyarakat.
“Pasaman Bangkit bukan sekadar jargon. Kita ingin setiap rupiah anggaran benar-benar melahirkan perubahan. Harus ada ukuran yang jelas, capaian nyata, dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegas Welly Suhery di hadapan jajaran OPD.
Sejak resmi diluncurkan pada 30 Mei 2025, fondasi kebijakan “Pasaman Bangkit” dinilai mulai menunjukkan hasil positif. Pemerintah Kabupaten Pasaman menilai arah pembangunan daerah saat ini telah berada di jalur yang tepat.(hen)










