PARIKMALINTANG – Sektor pertanian adalah penggerak utama ekonomi masyarakat di Padang Pariaman. Sebab itu, menurut Bupati John Kenedy Azis, harus dipertahankan dan dijaga keberkelanjutanya.
Padangan itu disampaikan Bupati John Kenedy Azis (JKA) saat menghadiri Sarasehan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke 62 di Pungguang Kasiak, Lubuak Aluang, Kamis (25/9) lalu.
“Kegiatan itu digelar oleh Pemkab Padang Pariaman bersama pihak Polres dan Kelompok Tani Nelayan Andalan atau KTNA,” kata Kepala Diskominfo, Zahirman kepada Singgalang, Senin (29/9).
Sekaitan itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk kembali bersemangat bertani melalui inovasi, kreativitas, dan semangat baru sebagai petani milenial.
“Kami berharap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bisa menumbuhkan semangat generasi muda untuk menjadi petani, yaitu petani yang kreatif dan produktif. Pertanian tidak boleh ditinggalkan, justru harus dikelola lebih modern agar mampu bersaing,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendorong masyarakat agar kembali menekuni dunia pertanian.
Menurutnya, keberlanjutan sektor ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang menciptakan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia mengingatkan bahwa jika produksi pertanian surplus, hasilnya dapat dijual keluar daerah sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Sebaliknya, jika pasokan terganggu, sektor pertanian justru bisa menjadi salah satu penyumbang inflasi.
“Mari kita tingkatkan surplus pertanian. Dengan produksi yang lebih dari cukup, bukan hanya kebutuhan lokal terpenuhi, tapi juga dapat membantu menekan laju inflasi,” tegasnya.
Momentum Hari Tani Nasional ini, lanjut Bupati, menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan, memperluas pasar hasil pertanian, dan mengembalikan semangat generasi muda untuk mencintai pertanian sebagai profesi yang mulia. (213)












