Bupati JKA Ingatkan Jabatan Bukan Sekadar Kedudukan

PARIK MALINTANG – Mutasi, promosi dan rotasi jabatan kemarin, Rabu (19/8) kembali bergulir di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Saat melantik enam pejabat tinggi Pratama dan 32 kepala sekolah di Hall IKK Parikmalintang tersebut, Bupati John Kenedy Azis (JKA) menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui integritas, kinerja dan hasil nyata bagi masyarakat.

Lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Zahirman sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Khairul Nizam sebagai Kepala Dinas Dukcapil, Indra Utama sebagai Kepala BKPSDM, Maizar sebagai Staf Ahli Bupati, dan Alfian sebagai Kepala Dinas Perikanan.

“Jabatan bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Di baliknya ada kepercayaan, tanggung jawab, harapan dan amanah besar yang harus dijawab dengan pengabdian serta kerja nyata,” tegas JKA.

Khusus kepada para kepala sekolah, JKA berpesan agar menjadi pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi guru, siswa, orang tua dan masyarakat. Sekolah, katanya, tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, akhlak, disiplin, gotong royong dan kepedulian sosial.

Baca Juga  Bupati JKA Soroti MBG: Jangan Sampai Makanan Basi ke Siswa

“Kepala sekolah harus hadir. Hadir untuk guru, siswa, orang tua dan masyarakat. Jangan hanya berada di belakang meja, tetapi turun melihat persoalan dan mencari solusinya,” ujarnya.

Ia juga meminta sekolah membangun lingkungan pendidikan yang disiplin, inovatif, ramah anak, bebas kekerasan dan perundungan.

“Kepada kepala sekolah, saya titipkan anak-anak Padang Pariaman. Didik mereka dengan ilmu dan keteladanan,” katanya.

Sementara kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, JKA meminta agar menjadi motor penggerak pembangunan dan mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program yang konkret, terukur dan berorientasi hasil.

“Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang hanya sibuk dengan aktivitas, tetapi membutuhkan hasil dan perubahan yang nyata,” tegasnya.

JKA juga menekankan tiga prinsip yang harus menjadi pegangan seluruh aparatur, yakni integritas, profesionalitas dan loyalitas kepada kepentingan masyarakat dan daerah. Kolaborasi antarperangkat daerah pun harus diperkuat karena persoalan masyarakat tidak mengenal batas kewenangan antar-OPD.

Baca Juga  BKSDA Padang Pariaman Pasang Perangkap, Jauhi Daerah Interaksi Harimau

“Kita harus bergerak sebagai satu kesatuan, satu tim, dengan tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Padang Pariaman yang maju, sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Enam Jabatan Segera Diisi

Pada kesempatan itu, JKA mengungkapkan enam jabatan pimpinan tinggi pratama masih akan segera diisi. Jabatan Inspektur akan dilakukan melalui mekanisme job fit, sedangkan lima jabatan lainnya melalui seleksi terbuka, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Disdagnakerkop UKM, Dinas Sosial P3A, Dinas Kominfo, dan Asisten Daerah II.

“Saya membutuhkan saudara-saudara yang kompeten di bidangnya. Saya tantang yang merasa memiliki kompetensi, pengalaman dan kemampuan untuk ikut dalam proses seleksi,” ujarnya.

JKA menegaskan, proses pengisian jabatan harus menghasilkan pejabat yang benar-benar mampu bekerja, memahami persoalan dan memberikan solusi bagi masyarakat.

“Jangan melihat jabatan sebagai kedudukan, tetapi sebagai ladang pengabdian. Jabatan ada waktunya, tetapi kebaikan dan hasil pengabdian akan selalu dikenang masyarakat,” pungkasnya. (drm)