Bupati JKA Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah di Padang Pariaman

Jakarta – Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis (JKA), mendorong penguatan tata kelola dan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan JKA saat menghadiri Indonesia International Smart City Expo and Forum (IISMEX) 2026 – Waste-to-Energy Forum and Expo, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (12/8).

Didampingi Kepala DLHPKPP Andri Satria dan Kepala BPKD M. Fahly, JKA memanfaatkan forum yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan penyedia teknologi tersebut untuk menggali peluang kolaborasi dalam pengelolaan sampah, termasuk konsep Waste-to-Energy (WTE).

Di sela kegiatan, JKA juga berdiskusi dengan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Safrizal Zakaria Ali, M.Si., serta sejumlah kepala daerah. Pertemuan itu menjadi momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menangani persoalan persampahan secara terpadu.

Baca Juga  Bupati JKA Bangga Qari dan Qariah Padang Pariaman Ikuti STQH Tingkat Nasiobal 

Menurut JKA, pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan pola “kumpul, angkut, buang”. Diperlukan sistem dari hulu hingga hilir, mulai dari pengurangan dan pemilahan sampah, daur ulang, hingga pemanfaatan sampah menjadi sumber energi.

“Persoalan sampah membutuhkan kolaborasi semua pihak agar dapat dikelola secara terpadu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar JKA.

Ia menegaskan, berbagai inovasi yang dipaparkan dalam IISMEX 2026 akan menjadi referensi bagi Padang Pariaman untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Ke depan, Pemkab Padang Pariaman akan memperkuat tata kelola, sarana-prasarana, sumber daya manusia, pemilahan dari sumber, pemanfaatan teknologi serta membuka peluang kerja sama dan pembiayaan.

Baca Juga  Koramil Sicincin Bantu Korban Kebakaran Akibat Tersambar Petir

JKA juga menekankan bahwa konsep smart city bukan sekadar penerapan teknologi digital, tetapi bagaimana inovasi tersebut mampu meningkatkan pelayanan publik, menciptakan lingkungan yang sehat, sekaligus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Padang Pariaman dalam IISMEX 2026 diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi berlanjut menjadi langkah konkret menuju sistem pengelolaan sampah yang inovatif, efektif dan berkelanjutan. (213)