Bunda PAUD Kota Pariaman Lepas Ratusan Murid TK, Tekankan Transisi Menyenangkan ke SD

PARIAMAN – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, membuka Pentas Seni sekaligus melepas anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi, yakni Aula TK Pembina Kota Pariaman dan Aula SMKN 2 Pariaman, Selasa (9/6), menampilkan berbagai pertunjukan seni dan bakat dari para siswa TK.

Dalam sambutannya, Ny. Yosneli Balad menyampaikan pentingnya menciptakan proses transisi yang menyenangkan bagi anak-anak yang akan memasuki jenjang SD.

“Masa peralihan dari TK ke SD merupakan fase yang sangat penting bagi anak. Kita harus memastikan mereka menyambut jenjang pendidikan berikutnya dengan perasaan gembira, penuh percaya diri, dan tanpa rasa takut. Jangan membebani mereka dengan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mendukung Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Menurutnya, fokus utama pendidikan anak usia dini adalah pembentukan karakter, kemandirian, serta kematangan emosional, bukan semata-mata kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Melalui pentas seni tersebut, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kemampuan mereka. Berbagai penampilan yang ditampilkan sukses memukau para orang tua dan tamu undangan yang hadir.

“Selamat kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di TK. Kepada para guru, terima kasih atas dedikasi dan kasih sayang dalam membangun fondasi karakter anak. Kepada para orang tua, teruslah mendampingi tumbuh kembang anak dengan pola asuh yang positif dan penuh kasih sayang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, kepala sekolah, dan guru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Pentas seni ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini,” ujarnya.

Menurut Hertati, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kemampuan motorik anak.

Baca Juga  Semarak HUT ke-24 Kota Pariaman, Pemko Gelar Makan Bajamba Bersama Masyarakat

“Hari ini merupakan momen yang membanggakan sekaligus mengharukan. Anak-anak kita telah menyelesaikan satu fase penting dalam kehidupan mereka. Kelulusan dari TK bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju pendidikan dasar,” katanya.

Pentas seni dan pelepasan siswa TK tersebut diikuti oleh 84 anak dari TK Pembina Kota Pariaman yang berlangsung di Aula TK Pembina. Sementara itu, kegiatan untuk TK Aisyiyah se-Kota Pariaman digelar di Aula SMKN 2 Pariaman dengan jumlah peserta mencapai 250 anak.

Hertati juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan yang tepat kepada anak-anak sesuai dengan bakat dan minat mereka.

“Teruslah dampingi tumbuh kembang anak dengan penuh kasih sayang. Jangan memaksakan kehendak kepada mereka, tetapi fasilitasi bakat dan minat yang mulai berkembang. Sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan anak,” tutupnya.

– Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, membuka Pentas Seni sekaligus melepas anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi, yakni Aula TK Pembina Kota Pariaman dan Aula SMKN 2 Pariaman, Selasa (9/6), menampilkan berbagai pertunjukan seni dan bakat dari para siswa TK.

Dalam sambutannya, Ny. Yosneli Balad menyampaikan pentingnya menciptakan proses transisi yang menyenangkan bagi anak-anak yang akan memasuki jenjang SD.

“Masa peralihan dari TK ke SD merupakan fase yang sangat penting bagi anak. Kita harus memastikan mereka menyambut jenjang pendidikan berikutnya dengan perasaan gembira, penuh percaya diri, dan tanpa rasa takut. Jangan membebani mereka dengan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mendukung Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Menurutnya, fokus utama pendidikan anak usia dini adalah pembentukan karakter, kemandirian, serta kematangan emosional, bukan semata-mata kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Baca Juga  TP PKK Kota Pariaman Gelar Lomba Kader Ketua Kelompok Dasawisma Berprestasi

Melalui pentas seni tersebut, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kemampuan mereka. Berbagai penampilan yang ditampilkan sukses memukau para orang tua dan tamu undangan yang hadir.

“Selamat kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di TK. Kepada para guru, terima kasih atas dedikasi dan kasih sayang dalam membangun fondasi karakter anak. Kepada para orang tua, teruslah mendampingi tumbuh kembang anak dengan pola asuh yang positif dan penuh kasih sayang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, kepala sekolah, dan guru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Pentas seni ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini,” ujarnya.

Menurut Hertati, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kemampuan motorik anak.

“Hari ini merupakan momen yang membanggakan sekaligus mengharukan. Anak-anak kita telah menyelesaikan satu fase penting dalam kehidupan mereka. Kelulusan dari TK bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju pendidikan dasar,” katanya.

Pentas seni dan pelepasan siswa TK tersebut diikuti oleh 84 anak dari TK Pembina Kota Pariaman yang berlangsung di Aula TK Pembina. Sementara itu, kegiatan untuk TK Aisyiyah se-Kota Pariaman digelar di Aula SMKN 2 Pariaman dengan jumlah peserta mencapai 250 anak.

Hertati juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan yang tepat kepada anak-anak sesuai dengan bakat dan minat mereka.

“Teruslah dampingi tumbuh kembang anak dengan penuh kasih sayang. Jangan memaksakan kehendak kepada mereka, tetapi fasilitasi bakat dan minat yang mulai berkembang. Sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan anak,” tutupnya. (agus)