BTN Harapan MBR Kini dan Nanti

Hendri Nova (Wartawan Topsatu.com)

BTN memberikan layanan maksimal pilihan rumah untuk rakyat. selain rumah, juga ada rumah hasil lelang yang mana bisa dikunjungi secara mobile ataupun langsung ke kantor BTN. (Hendri Nova)

Bagi pedagang sayur di pasar ataupun pedagang lainnya, hal ini tentu mustahil mereka punya, karena mereka dapat uang langsung dari usaha sendiri. Namun berkat ada anak, saudara, atau anggota keluarga lainnya yang memiliki slip gaji, niat mereka memiliki rumah akhirnya kesampaian juga.

Selain slip gaji 3 bulan terakhir, syarat lainnya untuk kelengkapan dokumen seperti KTP (pemohon dan pasangan bagi calon debitur yang telah menikah),
Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Buku atau Akta Nikah bagi yang telah menikah atau Surat/Akta Cerai bagi yang telah bercerai, surat keterangan bekerja dari perusahaan, dan Rekening Koran tabungan 3 bulan terakhir, tentu lebih mudah untuk dipenuhi.

Sementara Persyaratan Pemohon seperti WNI minimal usia 21 tahun atau sudah menikah, maks 65 tahun pada saat jatuh tempo kredit, maksimal penghasilan untuk yang tidak kawin Rp6jt, kawin Rp8jt (khusus Papua dan Papua Barat, tidak kawin Rp7,5jt dan kawin Rp 10jt, pemohon dan pasangan tidak memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), memiliki Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi, dan NIK terdaftar di Dukcapil, tentu bukanlah menjadi masalah berarti.

Dalam bank yang dipilih untuk mengajukan kredit, rata-rata MBR lebih percaya pada Bank Tabungan Negara (BTN) dengan program KPR BTN Sejahtera dengan KPR Bersubsidi skema FLPP. Beragam kemudahan yang diberikan BTN pada para calon nasabahnya, sudah banyak beredar dari mulut ke mulut. Dimana sudah menjadi tagline ‘Ingat KPR Bersubsidi, Ingat BTN’ di tengah-tengah masyarakat.
Hal itu telah menjadikan BTN identik dengan bantuan kredit perumahan. Meski layanan BTN untuk masyarakat bejibun, namun untuk kepercayaan kredit rumah, BTN memang tidak ada lawan.

Masyarakat sendiri bersemangat mengambil KPR BTN Sejahtera karena maksimal dan jangka waktu pembiayaan sesuai dengan harga jual rumah subsidi yang ditetapkan oleh Pemerintah, yakni sampai dengan 20 (dua puluh) tahun.

Program KPR BTN Sejahtera memiliki uang muka ringan mulai dari 1%, suku bunga 5% tetap, jangka waktu hingga 20 tahun, subsidi bantuan uang muka sebesar Rp4juta rupiah (khusus rumah tapak), bebas premi asuransi dan PPN, dan jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh Indonesia.

Banjir Penghargaan

Tanda BTN merupakan bank terbaik bagi rakyat yakni diraihnya penghargaan sebagai Best Asia’s Transformation Bank tahun 2022 di ajang Euromoney Awards of Excellence 2022. Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Euromoney, Bank BTN dinilai telah menjalani transformasinya dengan baik dan fokus pada perluasan bisnis berbasis ekosistem perumahan.

Sebagai bank yang fokus pada perumahan di Indonesia, dengan KPR mencapai 89% dari portofolio kredit, Bank BTN bertindak sebagai akselerator Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah sejak tahun 2015 sebagai solusi dari backlog perumahan nasional yang diperkirakan mencapai 11,4 juta rumah.
(infobanknews.com).

Semoga saja BTN menjadikan penghargaan yang didapat, sebagai pemacu semangat untuk Indonesia lebih baik lagi. Jika program rumah untuk rakyat lancar, tentu makin sukses juga program perumahan milik Pemerintah. (*)