Padang  

BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Kg di Bandara Internasional Minangkabau

Upaya penyelundupan sabu. (ist)

PAADANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 2 kilogram di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa pagi (15/7/2025). Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara BNNP Sumbar, Direktorat Intelijen BNN RI, Bea Cukai, dan Avsec Bandara BIM.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menjelaskan pengungkapan ini merupakan bagian dari program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan rehabilitasi nasional yang intensif dilakukan.

“Informasi awal diterima tim BNNP Sumbar dari Direktorat Intelijen BNN RI pada 14 Juli 2025, bahwa ada upaya pengiriman narkotika jenis sabu dari Aceh menuju Lombok melalui jalur udara. Saat itu, target atau kurir telah berada di Kabupaten Padang Pariaman dan dijadwalkan melanjutkan penerbangan dari Bandara BIM ke Bandara Soekarno-Hatta, lalu ke Lombok, NTB,” jelas Brigjen Ricky.

Baca Juga  Pengedar Sabu di Agam Ditangkap saat Kendarai Sepeda Motor 

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim BNNP Sumbar segera berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Avsec Bandara BIM untuk melakukan pengamanan. Sekitar pukul 07.30 WIB pada 15 Juli 2025, tim gabungan berhasil menangkap seorang pria yang diduga kurir narkoba saat melakukan check-in di area keberangkatan Bandara BIM.

Barang bukti yang berhasil diamankan empat paket besar sabu dengan berat bruto total 2 kilogram, iPhone 13, koper merk Polo Vila warna krem. Dari hasil pemeriksaan, tersangka yang diamankan di BIM adalah  AS (26) asal Aceh.

Selanjutnya, dilakukan pengembangan ke wilayah Aceh oleh tim Direktorat Intelijen BNN RI. Hasilnya, tim berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai koordinator kurir I (22)warga Tanah Jambo Aye, Aceh Utara

Baca Juga  Dua Kurir Sabu Dijatuhi Hukuman Mati

“Saat ini, pengembangan terhadap jaringan dan sumber barang masih terus dilakukan oleh tim di lapangan,” tambah Brigjen Ricky.

Ia juga mengingatkan bahwa Bandara dan jalur udara masih menjadi salah satu modus favorit jaringan narkoba, sehingga kerja sama intelijen, pengawasan ketat, serta partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah peredaran narkoba.

BNNP Sumbar menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumatera Barat dan siap menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan ini. (r)