Oleh Subandi
Wartawan Singgalang/topsatu.com
BATUSANGKAR — Minggu (12/10), perjalanan menuju Nagari Minangkabau, Jorong Minang Jaya, Kecamatan Sungaiyang, Kabupaten Tanah Datar, menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bersama istri tercinta, Ida Laila, dan adik Irwan Junaidi beserta keluarga, kami menikmati panorama alam yang luar biasa indah—sebuah perpaduan antara ketenangan, keasrian, dan keunikan alam Minangkabau.
Objek wisata alam ini menawarkan pesona khas yang layak disebut destinasi wisata minat khusus. Keunikannya terletak pada pemanfaatan Bandar Sawah sepanjang lebih kurang dua kilometer dengan lebar dua meter. Aliran air yang jernih dan tak pernah kering sepanjang tahun itu menghidupi ribuan hektare sawah di sekitarnya.
Yang membuat tempat ini semakin istimewa, ribuan ekor ikan emas dan nila berenang bebas di sepanjang aliran air. Pengunjung cukup membeli pakan ikan dan menebarkannya ke dalam arus yang tenang, lalu seketika ratusan ikan bermunculan—menyuguhkan pemandangan yang menenangkan dan menghibur hati.
Menurut Robby (29), salah satu pengelola, objek wisata yang dikenal dengan nama Bandar Gadang (Banda Gadang) ini sepenuhnya dikelola pemuda setempat di bawah kepemimpinan Dt. Akbar.
“Kami ingin menunjukkan pemuda juga bisa mengelola potensi nagari secara mandiri. Semua kami lakukan dengan gotong royong dan cinta terhadap alam,” ujarnya.
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Cukup memberikan sumbangan seikhlasnya, dan parkir pun dilakukan tanpa pungutan berlebihan. Prinsip yang mereka junjung: “anti pemerasan, anti pemalakan.”
Sejak dibuka pada 2023, ribuan wisatawan telah berkunjung. Menikmati nasi bungkus daun pisang, ikan sepat goreng, dan sambal jengkol di tepi aliran air yang gemericik menjadi pengalaman sederhana namun sarat makna. Alam seolah berbicara lembut melalui suara air yang berkejaran tanpa henti.
Salut untuk para pemuda Jorong Minang Jaya—generasi kreatif yang mampu mengubah potensi nagari menjadi destinasi wisata yang menawan.
Jaga kekompakan, lestarikan alam, dan teruslah membuat orang senang datang berkunjung. Karena kunci sukses pariwisata sejati adalah menebar kebahagiaan bagi setiap tamu yang datang. (***)












