Berusaha Kabur dan Melawan Tersangka Curanmor Terpaksa Ditembak

  • Whatsapp
Satreksrim Polresta Padang terpaksa melumpuhkan tersangka Curanmor dengan menembak kakinya.Kini pelaku sedang mendapatkan perawatan di Rs Bhayanhkara Polda Sumbar,Senin (4/6).(arief pratama)

 

PADANG-Ardiansyah (20) tersangka pencurian motor (Curanmor) terpaksa dilumpuhan petugas Satreskrim Polresta Padang dengan satu tembakan di betis kaki, Senin (4/6).

Tersangka yang merupakan warga, Jalan Pasir Parupuk, Kecamatan Koto tangah itu dilumpuhkan petugas dengan timah panas sebab saat akan diamankan mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Informasi dihimpun, tersangka yang sudah menjadi target polisi berdasarkan LP LP/274/K/VI/2018/Sektor Padang Utara. Dalam perkara pencurian kendraan roda dua dengan korban Budi Hartono, Warga jalan Cendrawasih, Kecamatan Padang Utara.

Diringkusnya tersangka pencurian motor itu berawal adanya laporan masyarakat yang telah kehilangan sepeda motor miliknya di rumah.

“Bedasarkan laporan itu kami pun langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka Ardiansyah.Alhasil bertempat di sebuah kontrakan belakang Bapelkes Gunung Panggilun, tersangka diamankan ketika sedang tidur dikontrakannya,” ujar Kasat Reskrim AKP Edriyan Wiguna.

Selain tersangka petugas polisi pun ikut mengamankan dua unit sepeda motor Beat warna hitam dan putih diduga hasil curian. Namun saat dimintai keterangan tersangka Ardiansyah menggelak. Bahkan, mencoba melawan dan melarikan diri dari petugas. Tidak ingin lepas begitu saja petugas pun melumpuhkanya dengan memberikan tembakan ke kaki tersangka.

“Sebelum ditembak petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Namun tersangka tetap berupaya kabur,” jelas Adriyan Wiguna.

Dikatakan lagi, usai ditembak tersangka pun mengakui perbuatanya. Bahkan diakuinya jika ia tidak bekerja sendirian. Namun dibantu oleh dua rekanlainya yang saat ini masih diburu tim Opsnal Satreskrim.

“Diakui tersangka lagi dia bersama komplotanya sudah melakukan curanmor sebanyak 6 kali di wilayah Hukum Polresta Padang. Hingga saat ini tersangka masih menjalani perawatan di RS.Bhayangkara Polda Sumbar. Sementara rekanya masih dikejar keberadaanya. Namun identitasnya sudah diketahui,” terang Kasat Reskrim.(arief)

Pos terkait