Berikan Jaminan Kembali Bekerja Pasca Kecelakaan Kerja

oleh
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Yuniman Lubis, didampingi Supriyatno, mewakili Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenakgerjaaan Wilayah Sumbariau menyaksikan Kepala Ester MZ, SH mewakili PT Pebana Adi Sarana menyerahkan santunan santunan cacat kepada Anton Arya Sandi. (ist)

 

LIMAPULUH KOTA-‘Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan jembatan menuju kesejahteraan pekerja’. Slogan ini tidak hanya tertulis didalam spanduk dan berbagai wadah promosi saja. BPJS Ketenagakerjaan membuktikan slogan ini benar adanya dengan memberikan pelayanan prima melalui JKK RTW (Return to Work).

Program JKK RTW merupakan program unggulan, dimana BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelayanan komprehensif bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja. Terutama yang berisiko mengalami cacat anatomi dan fungsi mulai dari pengobatan medis, rehabilitasi, pelatihan kerja sampai tenaga kerja tersebut dapat bekerja kembali di perusahaannya.

Dalam proses JKK RTW tenaga kerja akan didampingi manajer khusus KK-PAK yang selalu mengikuti dan memantau perkembangan peserta JKK RTW. Dengan adanya pendampingan khusus dalam program JKK RTW, BPJS Ketenagakerjaan ini menanamkan kepercayaan diri bagi tenaga kerja yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja, bahwa disabilitas bukanlah akhir tapi awal untuk berkarya melebihi harapan. Keberhasilan program JKK RTW tidak luput dari kerjasama dan dukungan dari peserta keluarga, perusahaan dan dinas terkait.

Salah satu bukti nyata keberhasilan program JKK RTW, Rabu (10/10) lalu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Yuniman Lubis, didampingi Supriyatno, mewakili Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenakgerjaaan Wilayah Sumbariau menyerahkan peserta JKK RTW, Anton Arya Sandi kembali ke PT Pebana Adi Sarana di Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Disamping itu, Anton Arya Sandi mendapatkan santunan cacat sebesar Rp54.579.975.

“Anton Arya Sandi kembali bekerja, setelah mengalami kecelakaan kerja setahun lalu, yang mengakibatkan hilangnya lengan kiri. Anton Arya Sandi menjalani serangkaian pengobatan dan pemasangan tangan palsu elektrik dari mitra BPJS Ketenagakerjaan, PT Ottobock Healthcare Indonesia,” jelas Yuniman Lubis didampingi Kepala Bidang Pelayanan, Ferama Putri kepada Singgalang.

Anton Arya Sandi kembali bergabung dengan semangat baru dan disambut antusias dan hangat pimpinan dan segenap karyawan PT Pebana Adi Sarana.

“BPJS Ketenagakerjaan akan terus berjuang bersama perusahaan dan pihak terkait untuk memberikan kepastian jaminan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia. Tujuannya, agar setiap pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman, sehingga akan berimbas pada kesehjahterahaan pekerja,” tegasnya. (009)

Loading...