Berbagi Pabukoan dan Mukena untuk Panti Asuhan dan Masjid

Pengurus FKIK-Semen Padang foto bersama dengan anak panti di Padang setelah pembagian takjil dan mukena. Ist

PADANG-Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK-SP) mengadakan kegiatan berbagi wakaf dan pabukoan ke sejumlah masjid dan panti asuhan yang ada di Kota Padang.

Rezi Thamrin, salah seorang penasehat FKIK usai menyerahkan wakaf mukena dan pabukoan di Masjid Nurul Iman Padang, Jumat (25/5) mengatakan Ramadhan bulan baik dengan amalan berlipat ganda, karena itu mereka menyelenggarakan kegiatan sosial, dengan berbagi wakaf dan pabukoan.

“Pabukoan yang kami bagikan ada 362 paket dan 290 helai mukena yang tersebar di masjid dan satu panti asuhan di Kota Padang,” kata Rezi. Disebutkannya, kegiatan yang digagas pengurus FKIK ini akan berlangsung setiap Jumat. “Jadi setiap Jumat kami turun ke masjid-masjid yang sebelumnya sudah disurvei tim,” sambungnya.

Dalam hal ini, FKIK Semen Padang, fokus pada masjid-masjid yang berada di dekat pasar dengan jamaah yang lebih banyak. Tujuannya agar mukena yang diwakafkan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Untuk dana atau donatur kegiatan sosial yang mereka lakukan murni datang dari anggota FKIK. “Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini mendapat sambutan yang luar biasa. Ibu-ibu tergerak hatinya untuk menyumbang dan berbagi terhadap sesama,” jelasnya.

Hingga saat ini pihaknya, masih menerima donasi dari pihak yang masih ingin berbagi. Sementara untuk paket pabukoan nilainya Rp40.000 perkotak. Isinya terdiri dari takjil buah dan nasi kotak. Sedangkan untuk mukena, per helainya seharga Rp 150 ribu.

“Untuk hari ini, ada lima masjid dan satu panti asuhan yang kita kunjungi, yakni Masjid Nurul Iman dengan 30 pabukoan dan 20 mukena. Di Masjid Taqwa kami salurkan 25 pabukoan dan 25 mukena, Masjid Muhajirin belakang Rocky dengan 20 Pabukoan dan 20 mukena, Masjid Plaza Andalas dengan 25 Pabukoan dan 20 mukena, Masjid Adiqatul Iman Tunggul Hitam sebanyak 15 mukena, dan Panti Asuhan Anak Mentawai Mata air 70 pabukoan,” tuturnya.