Bencana Galodo Tanah Datar, Empat Meninggal Enam Dirawat

oleh
Ilustrasi (dok)

Tanah Datar-Sebanyak empat orang warga Nagari Tanjuang Bonai dilaporkan meninggal dunia, akibat bencana galodo yang melanda daerah itu. Sementara pihak BPBD Tanah Datar bersama instansi terkait lainnya, sejak kemarin mulai mendirikan posko, tempat pengungsian, dan dapur umum.

Korban yang meninggal dunia merupakan Stevian Nopen, yakni istrinya bernama Reni (30) ditemukan Jumat (12/10) pagi, putranya Mochammad Steve Evendi panggilan Steve (10), yang ditemukan kemarin siang, dan Atris (2,5) ditemukan Jumat dinihari. Korban meninggal lainnya adalah Yusriazal Buyuang (45) yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek.

Sementara korban selamat dan menjalani perawatan di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar dan Puskesmas Lintau Buo Utara I terdiri dari H. Firdaus, Ermalius, Hendrita, Nurahwani, Suyati, dan Rizki.

Informasi yang diperoleh kemarin sore, usai rapat evaluasi tim gabungan yang juga diikuti Bupati H. Irdinansyah Tarmizi, di Jorong Mawar I Nagari Lubuak Jantan, musibah tanah longsor tidak memakan korba jiwa, namun banjir yang sudah melanda daerah tersebut merusak satu unit rumah, menghanyutkan sejumlah ternak, dan merusak areal persawahan. Namun berapa nilai kerugian, hingga kemarin petugas masih melakukan pendataan.

Bupati Irdinansyah pada kesempatan itu menyampaikan rasa dukanya kepada keluarga korban. “Kami turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga korban. Warga yang terdampak bencana ini sebaiknya diungsikan, karena curah hujan diperkirakan masih akan tinggi beberapa hari k depa,” ujarnya.

Kepada keluarga korban, menurutnya, pemerintah juga memberikan santunan spontan berupa santunan duka, biaya perawatan perawatan digratiskan, baik yang di RSUD maupun puskesmas. Mulai hari ini, Sabtu (13/10), menurutnya, petugas akan melakukan pendataan secara detail guna menetapkan jenis bantuan lanjutan yang akan diberikan.

Menurut bupati, berdasarkan pantauan tim gabungan yang berasal dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat, masih banyak material galodo yang perlu dibersihkan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, masih ada korban.

Kepala BPBD Tanah Datar Thamrin, sebagaimana dikutip Humas Setdakab setempat, menyatakan akan membuka dapur umum dan posko pengaduan. (musriadi)

Loading...