Solok  

Bantu Pemulihan Pascabencana, Politeknik Pelayaran Sumbar Lakukan Bakti Sosial di Selayo

SOLOK – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat menunjukkan kepedulian nyata dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis (10/9/2026). Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk mendukung pemulihan masyarakat, baik secara fisik maupun psikologis, pascamusibah bencana yang menimpa kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Kerja Sama Poltekpel Sumbar, Dr. Capt. I Kadek Laju, S.H., M.M., M.Mar selaku Penanggung Jawab Harian dan disambut hangat oleh Kepala Jorong Sawah Suduik, Mayendra. Aksi ini juga dikawal penuh oleh Direktur Poltekpel Sumbar Budi Riyanto, S.E., M.M., M.Mar.E. selaku Penanggung Jawab Umum, Koordinator Sub. Bagian Keuangan Danny Ruswanto, S.S.T.Pel., M.Tr.T selaku Pengawas, serta Kepala Pusat Pengembangan Karakter Febrianto Marbun, S.Tr.Pel. selaku Ketua Pelaksana.

Kadek Laju selaku penanggung jawab harian menegaskan bahwa kehadiran Poltekpel Sumbar merupakan wujud komitmen pengabdian tanpa batas untuk saling menguatkan di masa sulit.

“Kegiatan bakti sosial ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan tanggung jawab sosial Poltekpel Sumbar kepada masyarakat. Kami hadir di Nagari Selayo tidak hanya untuk menyalurkan bantuan fisik atau materi yang sifatnya sementara, tetapi membawa perhatian, kasih sayang, dan semangat kebersamaan. Kami ingin memastikan warga terdampak, terutama anak-anak sebagai generasi penerus, merasa dikuatkan dan ditemani dalam seluruh proses pemulihan pascabencana ini,” tegasnya.

Dalam aksi sosial itu, sebanyak 36 personel tim diterjunkan langsung ke lapangan. Poltekpel Sumbar menyalurkan paket bantuan sembako sekaligus memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis yang berhasil menjangkau 175 Keluarga (KK). Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemulihan.

Baca Juga  Ertiga dan Honda Vario Laga Kambing di Solok, Satu Balita Tewas

Wali Jorong Sawah Sudut, Mayendra menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya saat menyambut langsung kehadiran tim relawan di wilayahnya.

“Kami sangat terharu dan berterima kasih atas kehadiran langsung dari keluarga besar Poltekpel Sumbar. Bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat saat warga kami sedang berjuang untuk bangkit kembali. Pelayanan kesehatan gratis dan sembako ini benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar seratus tujuh puluh lima kepala keluarga di jorong kami,” ujar Walijorong Mayendra.

Pulihkan Keceriaan Anak-Anak

Tidak hanya memberikan bantuan materi, Poltekpel Sumbar juga menaruh perhatian besar pada kondisi psikologis anak-anak di Nagari Selayo. Melalui program trauma healing, anak-anak diajak berinteraksi lewat permainan edukatif untuk membangkitkan kembali semangat positif mereka.

Tercatat sebanyak 51 anak balita dan 65 anak tingkat Sekolah Dasar (SD) antusias mengikuti kegiatan yang penuh tawa ini. Selain hiburan dan pemulihan trauma, dukungan pendidikan juga disalurkan dalam bentuk bantuan tas dan alat tulis yang diberikan kepada 29 anak jenjang SMP serta 26 anak jenjang SMA.

Vera, perempuan aktivis sosial yang ikut terjun langsung dan berperan aktif mendampingi anak-anak dalam kegiatan pemulihan tersebut, memberikan pandangannya mengenai urgensi program ini.

“Pendekatan psikososial seperti ini sangat krusial bagi anak-anak korban bencana. Kehadiran Poltekpel Sumbar yang membawa keceriaan lewat permainan, serta dukungan fasilitas sekolah seperti tas dan alat tulis, tidak hanya mengobati rasa takut mereka, tetapi juga memicu kembali semangat mereka untuk bersekolah dan meraih masa depan,” katanya penuh semangat.

Apresiasi dari Tokoh dan Akademisi

Baca Juga  Dr. Rica Mega Sari Jabat Rektor Baru UMMY

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi mendalam dari Pengamat Kebijakan Publik dan akademisi Komunikasi FISIP Unand yang juga merupakan anak nagari Selayo, Dr. M.A. Dalmenda, M.Si. Dt. Pamuntjak Alam. Menurutnya, langkah Poltekpel Sumbar merupakan contoh nyata dari kebijakan institusi publik yang responsif dan humanis.

“Mereka tidak hanya datang membawa bantuan logistik yang bersifat jangka pendek, tetapi juga menyentuh aspek krusial yang sering terlupakan, yaitu pemulihan psikologis anak-anak melalui trauma healing serta keberlanjutan pendidikan mereka. Ini adalah bentuk komunikasi publik yang empati dan sangat efektif dalam membangun kembali optimisme masyarakat pascabencana. Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh jajaran Poltekpel Sumbar,” ujarnya.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat sekaligus Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Selayo, H. Muslim Harun Dt. Magek Bajoang, turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan kepelautan tersebut.

“Kami atas nama niniak mamak dan Pengurus KAN Selayo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar Poltek Pelayaran Sumbar. Bantuan sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga perlengkapan sekolah untuk anak-anak kemenakan kami sangat meringankan beban warga di saat sulit seperti ini. Kehadiran tim relawan ke tengah-tengah Nagari Selayo mencerminkan semangat gotong royong yang luar biasa,” ungkap mantan Kepala Humas Telkom Sumbar-Riau.

Melalui bakti sosial ini, Poltekpel Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kehadiran institusi ini diharapkan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menyalurkan perhatian, kepedulian, dan semangat untuk saling menguatkan di masa-masa sulit pascabencana. (rn)