Aturan Sarapan bagi Pasien Obesitas dan Diabetes

Ilustrasi. (*)

AGREGASI OKEZONE

SESEORANG selalu diwajibkan untuk tidak melewatkan sarapan. Terlebih, bagi pengidap obesitas dan diabetes tipe 2, sejak pagi harus punya jadwal makan teratur.

Mereka pada dasarnya harus mengontrol berat badan agar tidak mengalami lonjakan kada gula darah. Porsi makannya juga harus diatur lebih baik supaya mencukupi kebutuhan porsi makan yang tepat.

Di saat sarapan, orang dengan obesitas dan masalah diabetes harus sarapan dengan menu tinggi protein. Sementara itu, banyak pasien yang mengabaikan, sehingga menyebabkan penyakitnya kambuh.

Berdasarkan studi, seseorang yang mencukupi asupan sarapan dengan tinggi protein, tubuhnya lebih berenergi, terutama saat mengawali aktivitas. Anda harus mengaturnya agar tidak melewatkan manfaat tersebut.

“Pasien diabetes dan obesitas harus makan tiga kali sehari, supaya berat badan stabil, mencegah lapar dan tidak memicu lonjakan kadar gula darah,” ujar Peneliti Daniela Jakubowicz dari Universitas Tel Aviv.

Sebab, perubahan jam biologis seorang penderita gangguan kesehatan itu cepat berubah. Seiiring dengan itu, metabolisme tubuh tetap terganggu. Terlebih, saat tidur malam, seseorang puasa tidak makan dan minum.