Astra Inspirasi Hijau Indonesia

oleh
Warga menikmati minuman gula aren di kba tabek talang babungo solok (http://hidroponikyes.blogspot.com)

Hendri Nova

Wartawan Topsatu.com

“Cepat… cepat… para tamu hampir sampai dari Padang,” kata Walinagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Zulfatriadi kepada para ibu-ibu yang pagi itu terlihat rapi dengan seragamnya.

Ia dengan cekatan ikut memeriksa semua persiapan penyambutan tamu-tamu dari Astra Internasional Padang yang pagi itu akan meresmikan ‘Kampung Berseri Astra’. Ia ingin tamunya berkesan dengan jerih payah semua panitia yang jauh-jauh hari telah berlelah-lelah melakukan persiapan.

Perlahan tapi pasti, semua lokasi acara siap untuk digunakan sebagai tempat penyambutan dan peninjauan nantinya. Setelah semua dirasa oke, ia pun baru duduk sambil minum air kemasan.

Jorong Tabek Kanagarian Talang Babungo dibanding yang dulu, memang dirasa lebih tacelak berkat sentuhan dari Astra Internasional Grup Padang. Kampung terlihat lebih berseri dan indah dipandang mata, sesuai dengan tekad Astra menjadikannya ‘Kampung Berseri Astra’.

Melalui program empat pilar yakni bidang kesehatan, pendidikan, kewirausahaan dan lingkungan, berbagai fasilitas umum seperti Posyandu, sekolah, koperasi, dan lainnya menjadi lebih berseri dan lebih berdaya guna.

Menurut Ketua Astra Internasional Padang Iman Nurcahyo, Jorong Tabek Babungo memang telah masuk program CSR Astra. Sebagai ‘Kampung Berseri Astra’, pihaknya akan terus memberikan pendampingan sampai kampung tersebut mandiri dan bisa pula menjadi sumber inspirasi bagi kampung tetangga.

Jorong Tabek Babungo tentu nantinya bisa menjadi rujukan kampung tetangga, untuk menciptakan kampung berseri dari swadaya mereka sendiri maupun oleh pihak lain. Jika itu tercapai, berarti target Astra untuk terus bisa menginspirasi Indonesia sukses tercapai.

Pada bidang kesehatan, pendampingan posyandu yang diberikan Astra berupa pemberian sarana dan prasarana posyandu. Hal itu membuat posyandu Kecubung I bisa memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat, dengan sistem yang sudah terintegrasi antara posyandu, pendidikan anak usia dini dan edukasi terhadap orang tua dan balita.

Berkat sentuhan tangan Astra, posyandu Kecubung I sukses masuk lima besar posyandu terbaik se-Indonesia, dari seluruh Posyandu yang dibina Astra di Indonesia.

Sementara Koordinator Kampung Berseri Astra Kasri Satra seperti dikutip dari sumbar.antaranews.com menyatakan, bantuan yang diberikan oleh Astra begitu besar dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Banyak perubahan yang terjadi sejak kampung ini ditetapkan sebagai Kampung Berseri Astra terutama dalam empat pilar tersebut,” ujar dia.

Sedangkan untuk bidang pendidikan, saat ini madrasah yang ada di jorong ini menjadi perwakilan kabupaten Solok untuk perlombaan sekolah sehat dan adiwiyata di tingkat Provinsi Sumbar.

“Dulunya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mualim ini tidak layak pakai. Setelah mendapat bantuan dari Astra, jauh lebih bagus dan nyaman,” kata Kasri.

Kasri mengatakan dalam bidang kewirausaan masyarakat membentuk sebuah koperasi yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat yang mata pencaharian utamanya adalah petani tebu.

“Saat ini aset koperasi telah mencapai Rp14 miliar dan menjadi koperasi terbaik di kabupaten ini setelah diberdayakan oleh Astra,” katanya.

Koperasi ini memberikan kemudahan melalui pembiayaan dan penyulingan tebu menjadi gula aren. Pihak Astra membantu menyediakan mesin penyuling dan alat pembakaran tebu.

“Setelah ada bantuan petani dapat meraih untung mencapai 70 persen karena pembakarannya lebih cepat dan irit bahan bakar,” katanya.

Sedangkan dalam pemberdayaan lingkungan, pihaknya telah membagi daerah ini menjadi 11 zona. Pada setiap zona mempunyai identitas masing- masing berupa tanaman lokal.

“Seluruh zona ini akan ditanami tanaman lokal sesuai tanaman yang banyak tumbuh di sana sehingga kampung ini lebih asri,” ujarnya.

Grup Astra Padang merupakan kumpulan 14 perusahaan Astra yang berada di Padang seperti Auto 2000, Daihatsu, Isuzu, Asuransi Astra, TRAC, United Tractor, Traktor Nusantara, Bank Permata, Astra Finance dan lainnya.

Tak hanya di Solok, sebelumnya Astra juga telah banyak menanam pohon di Sumatra Barat. Di antaranya penanaman ribuan pohon di Marapalam dan daerah lainnya.

Inspirasi Astra Untuk Indonesia

Sejak tahun 2008 hingga saat ini, Astra telah menanam sebanyak 4.501.512 pohon di banyak wilayah di seluruh wilayah Indonesia termasuk di daerah Cianjur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari salah satu pilar kegiatan kontribusi sosial (corporate social responsibility/CSR) Astra melalui 4 bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Usaha Kecil & Menengah (UKM).

Selain menanam pohon, Astra juga melaksanakan kegiatan lain di bidang lingkungan, yaitu kampanye gaya hidup ramah lingkungan bersama Astra, Astra Green Lifestyle (AGL) dilakukan setiap tahun sejak 2011 untuk memperingati Hari Bumi.

Khusus tahun 2017 digelar Jambore Adiwiyata 2017 di Kampung Berseri Astra (KBA) Kemuning Yogyakarta dan Hutan Wanagama, Gunungkidul, DIY. Kegiatan diikuti 250 murid dan guru dari 70 Sekolah Adiwiyata SD, SMP dan SMA dari 10 provinsi.

Pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) dilakukan bersama pemerintah daerah dengan melakukan pembangunan dan pengembangan 33 hutan dan 13 taman kota oleh Grup Astra di seluruh Indonesia.

Pencegahan abrasi pantai dengan melakukan pembangunan tanggul dan penanaman 1.122.293 mangrove di seluruh Indonesia. Membangun kawasan hutan terpadu Grup Astra seluas 200 hektare yang akan menjadi tempat pembelajaran tentang kehutanan, keanekaragaman hayati serta pendidikan lingkungan tentang hutan tropis Indonesia, Haroto Pusako, Astra Forest di Babakan Madang, Sentul.

Di kawasan ini dikhususkan area seluas 4 hektare untuk konservasi 3.925 pohon dari 23 jenis tanaman buah langka. Kampung Berseri Astra (KBA), pengembangan implementasi empat pilar CSR Astra yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan di 71 kampung atau daerah tertentu secara terpadu yang diberi nama Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Cerdas, dan Produktif) di 34 provinsi.

Pengembangan 17 Bank Sampah yang dibina Astra di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Pembinaan 81 Sekolah Adiwiyata di seluruh Indonesia. Binaan Astra berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri sebanyak 2 sekolah dan Adiwiyata Nasional sebanyak 15 sekolah.

Pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Astra telah membangun 5 RPTRA di lima Wilayah DKI Jakarta, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Pada prinsipnya di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma, yaitu “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.”

Sumbangsih Astra

Sumbangsih Astra untuk Indonesia sudah sangat banyak. Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Henry C. Widjaya dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Arietta Andriany, turut membagikan berbagai kontribusi sosial yang telah dilakukan Astra melalui yayasan-yayasannya.

“YDBA merupakan yayasan yang didirikan oleh pendiri Astra, William Soeryadjaya pada 1980 dengan filosofi Berikan Kail Bukan Ikan. Berfokus pada pembinaan UMKM yang meliputi UMKM manufaktur, baik terkait value chain bisnis Astra, maupun yang tidak terkait, bengkel umum roda empat dan roda dua, pengrajin dan petani,

YDBA telah mendirikan 16 cabang Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB). Untuk membantu UMKM dan masyarakat di daerah dalam mendapatkan akses pembiayaan, YDBA bersama Grup Astra sampai saat ini juga telah mendirikan 10 LKM/koperasi.

“Hingga Desember 2016, YDBA telah memberikan pembinaan kepada 9.828 UMKM, melatih 701 pemuda putus sekolah menjadi mekanik dan secara tidak langsung telah menciptakan 3.205 lapangan pekerjaan melalui UMKM yang kami fasilitasi,” kata Henry C. Widjaja.

Arietta Andriany juga berbagi cerita mengenai sekolah dan siswa binaan yang telah mendapat bantuan dari YPA-MDR. “Sejak tahun 2006, YPA-MDR telah membina 67 sekolah negeri, 905 guru dan 16.058 siswa. Yang terdiri dari 54 SD, 9 SMP dan 4 SMK yang terletak di Bogor, Gunungkidul, Bantul, Lampung Selatan, Pacitan, Kutai Barat, Kupang, dan Serang.

“YPA-MDR terus berusaha meningkatan kualitas pendidikan di daerah prasejahtera melalui empat pilar pembinaan yaitu akademis, karakter, kecakapan hidup dan seni budaya sehingga menjadi Sekolah Swapraja menuju Sekolah Unggul,” ujar Arietta.

Inspirasi Mengindonesia

Kini sumbangsih Astra untuk Indonesia telah menjadi inspirasi bagi perusahaan yang selama ini belum mempunyai program serupa. Hal inilah yang menyebabkan proses memajukan ekonomi, pendidikan, ramah lingkungan, dan pembinaan kesehatan di Indonesia semakin membaik, karena sudah banyak perusahaan yang ikut menyalurkan CSR-nya pada empat pilar seperti yang dilakukan Astra.

Agar ini menjadi budaya perusahaan di Indonesia, Astra hendaknya terus membina, mengontrol dan mengawasi apa yang telah dibuat selama ini. Semua itu agar tidak terkesan hanya pencitraan sesaat, setelah itu dikembalikan berantakan seperti semula.

Ibarat anak manusia, jangan hanya waktu hamilnya saja dijaga dengan baik, namun sampai proses kelahiran, bayi, batita, balita, hingga ia menjadi mandiri, hendaknya terus dilakukan pemdampingan dan pembinaan. Jangan hanya bisa melahirkan saja, setelah itu ditelantarkan dan dibiarkan terlunta-lunta.

Astra harus menjadi inspirasi Indonesia dengan pembinaan dan pendampingan sampai benar-benar mandiri. Bahkan lebih hebat lagi jika bisa dibentuk jaringannya, sehingga sanggup pula menjadi membina dan jadi inspirasi bagi yang lain.

Bangsa ini membutuhkan banyak teladan dan sumber daya manusia harus terus dibangun, agar banyak lahir mereka-mereka yang bisa memberikan keteladanan. Pada akhirnya dimanapun mereka berada, mereka akan menjadi teladan, berkat semangat dan nilai-nilai dasar kebaikan yang sudah tertanam di dalam jiwanya. *

 

 

Loading...