Api Obor Asian Games Diarak Keliling Kota Jam Gadang

oleh -624 views
Walikota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias SH didampingi sejumlah pejabat pusat, dan daerah terlihat membawa api obor asian games mengelilingi Kota Bukittinggi===asrial gindo===
BUKITTINGGI- Api Obor Asian Games 2018 tiba di Kota Bukittinggi Kamis (2/8), sekitar pukul 14.05 WIB dan diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumbar H.Nasrul Abit kepada Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias.
Penyerahan api obor yang dipusatkan di titik Nol Km Depan SMAN 2 Bukittinggi itu disaksikan langsung Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir,  Kapolda Sumbar, Danrem Wirabaraja 032 Sumbar dan sejumlah pejabat daerah lainya.
Setelah diserahkan kepada walikota Bukittinggi, H.Ramlan Nurmatias, Api Obor itu dibawa menuju pangung utama depan Lapangan Kantin Bukittinggi sebelum diarak mengelilingi Kota Bukittinggi
Kedatangan api obor Asian Games itu disambut antusias warga Kota Jam Gadang. Ribuan masyarakat dan pelajar Kota Bukittinggi sejak pukul 12.00 WIB terlihat  tumpah ruah. Mereka berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan torch relay penyambutan api obor Asian Games berasal dari Mrapen New Delhi India itu.
Di Lapangan kantin sebelum diarak keliling Kota Wisata Bukittinggi, para tamu disuguhkan tari gelombang massal yang ditampilkan pelajar SMAN 4 Bukittinggi. Tari gelombang massal ini hanya ditampilkan pada alek besar dan penting di ranah Minang sebagai tanda penghormatan kepada tamu yang datang.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias pada kesempatan itu juga menyatakan rasa bangganya salah satu kota yang dipilih untuk kegiatan Torch relay api obor asian games 18 itu adalah kota Bukittinggi.
Kegiatan penyambutan pengarakan api obor Asian Games 2018 ini merupakan peristiwa penting dan sejarah bagi kota kecil Bukittinggi karena satu-satunya daerah yang dilalui di Sumbar pada kegiatan Troch relay Asian Games. Ia tidak dapat memastikan entah kapan peristiwa yang sama terulang kembali.
Menurut Ramlan Asian games pertama kali digelar di Indonesia tahun 1962, atau sekitar 56 tahun silam, saat itu pesertanya baru 19 negara, namun saat ini pesertanya sudah diikuti 45 negara.
Pihaknya yakin dari perserta asian games yang berasal dari berbagai negara itu akan menggujungi sejumlah distinasi wisata yang ada di Indonesia, dan diharapkan meraka juga akan mengujungi Kota Bukittinggi.
Ramlan juga mengungkapkan, kirab api obor di Bukittinggi, menjadi salah satu pelaksanaan yang unik, karena api obor akan diarak masuk ke dalam lobang Jepang. Dimana salah satu lokasi unggulan pariwisata Bukittinggi itu, merupakan saksi sejarah perang dunia kedua dan sejarah perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia.
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit melihat penyambutan api abor asian games di Bukittinggi itu juga cukup meriah, karena itu pihaknya mengucapkan terimaksih kepada pemerintah Bukittinggi atas penyambutan api obor yang meriah tersebut.
Menurut Nasrul Abit, Bukittinggi merupakan kota ke 28 yang dilalui api obor Asian Games Asian games 2018. Untuk penyelenggaraannya sendiri, Asian Games akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2018..
Sementara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir, ungkapkan, api ini merupakan simbol semangat perjuangan. Dengan api ini mengingatkan kesuksesan Indonesia 56 tahun lalu yang berhasil menjadi juara 2 pada Asian Games di masa itu.
“Kita harapkan pelaksanaan di Indonesia menjadi yang terbaik. Kita punya mimpi besar untuk meraih kesuksesan dalam prestasi. Karena banyak atlet potensial Indonesia yang telah mengukir prestasi di tingkat Internasional,” ujarnya.
Seusai acara penyambutan, api obor Asian Games langsung dibawa secara bergantian mengelilingi Bukittinggi, mulai dari Walikota, Kapolda, Wakil Gubernur, Menrstek dikti, dan serta sejumlah atlit baik atlit sumbar maupun atlit nasional dengan melewati Tugu Polwan, Panorama Lubang Jepang, Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Ambacang, Rumah Kelahiran Proklamator Bung Hatta, Tugu Pahlawan Tak dikenal dan berakhir di Jam Gadang.
Sebelum dilanjutkan ke Provinsi Jambi, Api Asian Games itu diinaokan semalam di Istana Bung Hatta Bukittinggi. (asrial gindo/as)
Loading...