Padang  

Api Lahap Dua Rumah di Kuranji Padang, Kerugian Capai Rp800 Juta

Padang – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di kawasan Jalan Dr. Moh Hatta Dalam, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Padang, Sabtu (8/8) pagi. Kobaran api sempat mengancam bangunan lain di sekitar lokasi yang berada di kawasan permukiman padat.

Kabid Ops Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.51 WIB. Hanya semenit kemudian, armada pemadam langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 06.53 WIB.

“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi. Api sudah cukup besar saat petugas tiba karena membakar rumah yang sebagian konstruksinya berbahan kayu,” ujar Rinaldi.

Menurutnya, petugas mengerahkan lima unit armada dengan kekuatan sekitar 70 personel untuk menjinakkan kobaran api. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 08.25 WIB.

Baca Juga  Tiga Gerobak PKL Diangkut Satpol PP Padang

Rinaldi menyebutkan, dua bangunan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Total luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 18 x 25 meter persegi. Sementara itu, satu unit sepeda motor dengan nomor polisi AB 3528 RS juga mengalami kerusakan ringan.

“Kondisi di lokasi cukup ramai oleh masyarakat dan akses jalan relatif sempit. Personel harus bekerja cepat agar api tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran berdampak terhadap tiga kepala keluarga dengan total 15 penghuni. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Para penghuni juga tidak tercatat mengungsi.

Dinas Pemadam Kebakaran memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp800 juta. Namun, petugas memperkirakan aset sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Baca Juga  Dilaporkan ke Satgas, Klinik di Padang Pasang Tarif PCR di Atas Ketentuan

Rinaldi mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihaknya menyerahkan proses tersebut kepada instansi berwenang untuk memastikan sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau ,masyarakat tetap waspada, terutama terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman yang memiliki bangunan berdekatan,” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas Damkar Kota Padang juga berkoordinasi dengan PLN, Polri, TNI, Lurah Pasar Ambacang dan unsur terkait lainnya. Akses yang sempit menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan pemadaman di lokasi.

Terakhir, Rinaldi mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan darurat Padang Sigap 112 atau layanan Damkar sehingga petugas dapat bergerak secepat mungkin. (der)