Agam  

Anggota Komisi VI DPRRI Hj. Nevi Zuairina Telah Banyak Berbuat Untuk Membangun Sumatera Barat

PADANG. Anggota DPR RI  Hj. Nevi Zuairina  bertandang ke kantor PWI Cabang Sumatera Barat jalan Bapindo Azis Chan Padang malam ini  Kamis (15/12). Nevi yang juga Caleg DPRRI Dapil 2 Sumbar sengaja datang ke kantor organisasi wartawan terbesar itu untuk bersilaturrahmi dengan pengurus PWI, menyampaikan kegiatannya selaku anggota dewan Komisi VI untuk Sumbar sekaligus memaparkan   beberapa pokok pikirannya untuk memperjuangkan daerah ini di tingkat nasional.

“Kami sebagai anggota dewan secara bersama sama se level dengan  Persiden sehingga bisa meminta apa yang dibutuhkan daerah ini”  kata Nevi mengawali pembicaraan.

Di PWI Sumbar,   Nevi yang juga isteri mantan Gubernur Sumbar Prof Dr. Ir. H. Irwan Prayitno  itu diterima oleh jajaran kepengurusan PWI Sumbar dengan PLT  ketua  Widya Navies,  Sekretaris Firdaus Abi, Wakil wakil ketua Sawir Pribadi,  Drs. HM.Khudri M.Pd, Antonius Leo,  serta belasan pengurus lainnya.

Suasana pertemuan  berlangsung akrab dan kekeluargaan.  Widya Navies yang mengucapkan selamat datang dan terima atas kunjungan ini memberikan kesempatan Politisi Wanita dari PKS ini menyampaikan kegiatan dan  pemikirannya.

“Saya diamanahkan menjadi  anggota DPR RI komisi VI dengan mitra kerja di pemerintahan pada komisi VI seperti Kementerian BUMN, Perdagangan, investasi, Koperasi, dan lainnya. Tentu menjadi suatu keharusan bagi saya untuk bisa maksimal menjalankan fungsi kedewanan terhadap mitra  tersebut, dan memberikan yang terbaik untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bangsa ini, khususnya di wilayah sumatera barat, dapil 2″   urainya

Nevi mengungkapkan , bahwa   kontribusi tentu refleksi dari apa yang sudah dikerjakan. Sejak awal terpilih pada periode 2019-2024,  Nevi memiliki program pelayanan kepada warga sumatera barat di dapil 2 melalui visi “Anggota dewan yang peduli keluarga, petani, dan pelaku UMKM yang religius”.

Kemudian dia menguraikan program nya yaitu,

Pertama,  Peduli Keluarga.
Dalam artian disini bahwa fitrah sebagai ibu dan Bundo kandung,  dia ingin keluarga masyarakat ini kokoh, harmonis, dan berkepribadian Pancasila.

Keluarga sebagai ikatan sosial terkecil masyarakat sangat menentukan kuat atau lemahnya bangsa kita, katanya.

Baca Juga  Bupati-Wabup Agam Dilantik, Ini Pesan Gubernur Sumbar

” Sehingga ini perlu mendapat perhatian lebih dari kita semua. Diantara kegiatan yang sudah dan akan saya lakukan adalah selalu berusaha mengingatkan kepada bapak ibu semua untuk memprioritaskan perhatian kepada keluarga melalui seminar atau motivasi, memberikan santunan anak yatim dan dhuafa, dan memberikan advokasi yang kuat pada perlindungan ibu dan anak”  katanya.

Kedua, Peduli Petani. Petani  kata Nevi adalah salah satu tonggak utama dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. “Tanpa petani, tentu negara manapun di dunia ini akan masuk dalam kekacauan karena Krisis pangan. Sehingga, sampai kapanpun, petani harus tetap ada dan menjadi perhatian oleh kita semua.
Namun, ditengah vital dan sangat penting nya keberadaan petani dalam menjaga ketahanan nasional, masih sangat banyak petani kita yang belum sejahtera” ujarnya.

Karena itu tambahnya ,  perlu bagi kita semua untuk kembali meluruskan cara berpikir kita terhadap aset bangsa ini, utamanya para pemerintah dan pengambil kebijakan.

“Untuk itu,saya pribadi menaruh hormat kepada para petani dan berusaha memberikan yg terbaik untuk  pertumbuhan dan eksistensi petani kita melalui ikhtiar yg bisa saya lakukan. Diantaranya adalah,   memberikan bantuan alsintan kepada petani yg membutuhkan, memberikan bantuan advokasi kepada petani, serta memberikan edukasi  terhadap pemberdayaan dan kesejahteraan para petani dan keluarga tani” terang Nevi.

Ketiga, UMKM. Sadar atau tidak , bahwa UMKM sangat mendominasi struktur pelaku ekonomi di negara kita. “Sumbangan untuk stabilitas ekonomi negara kita sangat besar, yakni mencapai 57% PDB kita. Saat ini lebih kurang ada 64 juta pelaku UMKM dg serapan tenaga kerja mencapai 97% dari total lapangan kerja yang ada di Indonesia. Sehingga tentu ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan peluang serta eksistensi nya dalam perekonomian kita” katanya lagi.

Menurut Nevi,  Kementerian UMKM masuk kedalam salah satu mitra kerjanya  di komisi VI.
” Adapun bentuk perhatian saya kepada UMKM ini adalah melalui program : pelatihan-pelatihan yg dibutuhkan oleh pelaku UMKM di masyarakat, memberikan bantuan-bantuan yg relevan baik materi maupun immateri kepada pelaku UMKM, serta memberikan bantuan advokasi kepada UMKM yg membutuhkan di lapangan ”  terang nya.

Baca Juga  Kecamatan Tanjung Raya Dikepung Bencana

Ke empat Religius. Pada dasarnya masyarakat kita ini sangat religius, sadar akan kewajiban nya kepada Allah SWT dalam setiap kesempatan.  ” Tersirat dan tersurat dari falsafah dasar adat Minangkabau yg berbunyi “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Tetapi nilai-nilai ini kalau kita perhatikan sudah mulai pudar dalam sendi kehidupan masyarakat kita. Khususnya dari kalangan anak-anak muda kita.  Sehingga harus menjadi perhatian kita semua dalam menyelamatkan mereka anak-anak muda, dan tentu juga harus dipahamkan orang tua nya.

“Untuk itu, hal ini menjadi perhatian saya dan berusaha memberikan yg terbaik dalam mewujudkan masyarakat yg religius. Diantaranya melalui program : pembangunan dan pembinaan pada pondok-pondok tahfidz, pembinaan dan perhatian kepada majelis taklim/wirid ibu-ibu, serta berkontribusi pada kegiatan-kegiatan keagamaan masyarakat” lanjutnya..

Mengenai kontribusi, sejak awal di DPR RI, Nevi  telah memberikan dan menyalurkan banyak bantuan kepada para petani, pelaku UMKM, dan masyarakat umum di sumatera barat, khususnya tersebar di dapil 2. Ada ratusan titik masyarakat dengan nilai bantuan puluhan milyar yang sudah diberikan dalam mewujudkan visi tadi. Dan saya masih akan terus mengembangkan proses pencapaian visi tadi kedepannya. Dengan berharap sumbar kedepannya, khususnya dapil 2, bisa terbentuk masyarakat, petani, dan pelaku UMKM yang religius, berkeadilan dan sejahtera.

“Inilah dengan segala keterbatasan saya, menjadi prioritas dalam menjalankan amanah sebagai anggota dewan. Tentu bukan berarti urusan yang lainnya tidak penting. Namun melalui kerja sama dan sinergitas dengan struktur partai di setiap tingkatannya serta doa dan dukungan dari masyarakat, semoga kerja-kerja ini diberkahi Allah dan dirasakan masyarakat. Sehingga pada pileg 2024 dan di setiap momen-momen demokrasi lainnya kedepan mereka menaruh harapan kepada PKS dan kader-kadernya, serta mempercayakan PKS untuk memimpin Negara Kesatuan republik Indonesia dalam menegakkan keadilan dan menebarkan kesejahteraan. Wallahualam bishowab” katanya.  (MK).