Anak Harimau yang Masuk Perangkap BKSDA Dievakuasi

Petugas BKSDA sedang mengevakuasi anak harimau sumatera yang masuk perangkap di Palupuah. Ist

BUKITTINGGI-Anak harimau Sumatera yang masuk perangkap kerangkeng besi BKSDA di Palupuah, Agam dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD), Selasa (17/4).

Evakuasi anak harimau itu dipimpin Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah I Sumatera Barat, Khairi Ramadhan. Evakuasi dibantu masyarakat setempat memakan waktu lebih kurang dua jam.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah I Sumatera Barat, Khairi Ramadhan mengatakan evakuasi sebelumnya sempat ditunda, karena pasca terperangkapnya anak harimau masih terpantau sejumlah harimau lain. Diduga induk dan saudaranya berkeliaran di sekitar kawasan itu.

“Kita khawatir harimau itu akan marah dan mengamuk sehingga kita menunda evakuasinya dan menambah masang dua karangkeng lagi,”ujarnya.

Namun setelah tiga hari berlalu, keberadaan harimau itu tidak lagi terpantau melalui kemera tiarap yang dipasang berkeliaran di sekitar lokasi itu.

“Kondisi hutan juga sudah kondusif sehingga mumungkinkan kita melakukan evakuasi anak harimau tersebut,”tegasnya.

Menurut Khairi Ramadhan, untuk memperlancar proses evakuasi, sebelumnya anak Harimau Sumatera ini diberikan suntikan penenang, bukan bius, dengan tujuan selama dalam perjalanan darat ke PRH Dharmasraya.

Evakuasi menggunakan satu unit mobil double cabin, menggunakan kerangkeng besi yang sekelilingnya ditutup dengan triplek, ditambah daun untuk memberikan rasa nyaman selama dalam perjalanan. (Gindo)

Loading...