AK Tanah Datar akan Dilengkapi dengan Rusunawa

oleh
Mufidah Jusuf Kalla saat kunjungan ke AK Tanah Datar. (*)

BATUSANGKAR –  Kunjungan dua hari Mufidah Jusuf Kalla ke Sumatera Barat, Kamis dan Jumat (13-14/4) membawa angin segar bagi Program Studi Diluar Domisili Politeknik Negeri Padang Persiapan Akademi Komunitas Tanah Datar.

Kunjungannya yang disertai sejumlah rombongan dari pusat memastikan bantuan untuk pembangunan rusunawa atau penginapan yang diperuntukkan bagi mahasiswa di kampus itu.

Rusunawa tersebut akan dibangun di lahan baru AK, masih di jalan raya Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, tak jauh dari lokasi kampus saat ini. Di lahan seluas 5,5 hektare itulah, rusunawa akan menjadi salah satu bangunan yang akan didirikan dengan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Koordinator AK Tanah Datar, Dr.Yuhefizar, mengatakan, AK Tanah Datar saat ini tengah dalam proses menuju kemandirian. AK Tanah Datar, menurutnya, sudah sangat layak berstatus mandiri dan lepas sepenuhnya dari Politeknik Negeri Padang (PNP). Permendikbud nomor 48/2013 mensyaratkan ada enam poin yang harus dipenuhi untuk mendapatkan status mandiri tersebut. Termasuk di antaranya, Naskah Akademik, sistem penjamin mutu, sarana dan prasarana, staf pengajar, jumlah siswa dan lainnya.

Pihak AK Tanah Datar sudah menyerahkan persyaratan dimaksud ke Dikti. Dari sisi staf pengajar, AK Tanah Datar sudah memenuhi syarat dengan enam orang untuk setiap program studi. Begitu juga sarana prasarana belajar sudah memadai. Adapun bangunan yang sebelumnya merupakan aset Pemkab Tanah Datar telah diserahkan kepada AKTD.

Sementara, untuk jumlah siswa juga terus meningkat setiap tahun. Untuk tahun ajaran 2017/2018, siswa baru mencapai 102 orang. Jumlah penerimaan sebanyak itu sudah maksimal, sesuai kapasitas ruangan yang ada. Total jumlah mahasiswa saat ini sebanyak 175 orang.

“Kita berharap dari kunjungan Ibu Mufidah kemarin, bisa mempercepat proses kemandirian tersebut. Jika sudah mandiri, maka AK Tanah Datar menjadi Satuan Kerja (Satker) sendiri, lepas dari PNP,” ujarnya.

Kunjungan Mufidah Jusuf Kalla ke AK Tanah Datar kemarin merupakan kunjungan ketiga ke kampus AK Tanah Datar. Kunjungan pertama di 2013 dan kunjungan kedua pada September 2016 bersama Wapres Jusuf Kalla sekaligus menyerahkan bantuan.

Direktur PNP, Surfa pun berharap AK Tanah Datar cepat mandiri. PNP, katanya, akan mempunyai kebanggaan tersendiri jika binaannya bisa lepas dan mandiri. Apalagi PNP selama enam tahun ini sudah maksimal memberikan pembinaan. (arief)

 

Loading...