Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut Panyalaian Terima Santunan Jasa Raharja

BATUSANGKAR – Ahli waris korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto menerima santunan asuransi dari Jasa Raharja Sumatera Barat.

Adapun tiga korban meninggal dunia yang berasal dari Nagari Panyalaian yakni Jefrizal, Dian Febri, dan Alfizar

Kemarin santunannya diserahkan
Bupati Eka Putra bersama Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumbar Teguh Afrianto, Kepala Dinas Perhubungan Tanah Datar Syofian, Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finnot.

Kronologi kecelakaan yang melibatkan sebuah truk bermuatan sekitar 37,5 ton yang menabrak sejumlah pengendara dan bangunan di sepanjang jalan nasional Padang – Bukittinggi.

Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, tiga di antaranya merupakan warga Nagari Panyalaian.

Kecelakaan di lokasi ini sudah seperti kejadian rutin setiap tahunnya. Hampir setiap peristiwa kecelakaan di sini selalu menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga  Macet Panjang di Koto Baru Mobil Terbalik di Jalur Altenatif

Leka Putra menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Ini sudah menjadi suratan yang digariskan Allah SWT. Kita sebagai hamba-Nya harus menerima dengan ikhlas. Semoga keluarga diberi kesabaran dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa saat kejadian berlangsung, dirinya langsung menugaskan Wakil Bupati untuk turun ke lokasi kecelakaan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi untuk mencari solusi cepat, termasuk kemungkinan pembangunan jalur pengaman seperti yang terdapat di jalan tol di Pulau Jawa.

Baca Juga  Dalam Prosesi Adat Antarkan Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian ke Gedung Indojalito

Ia menugaskan Wabup bersama Kadis Perhubungan Tanah Datar untuk segera melakukan rapat koordinasi dengan PJR dan Dinas Perhubungan Provinsi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selain itu, Eka Putra mengimbau pengemudi truk bertonase besar agar memanfaatkan rest area di kawasan Aia Angek untuk beristirahat dan mendinginkan sistem pengereman kendaraan. Menurutnya, kecelakaan ini diduga akibat rem blong yang disebabkan panas berlebih pada cakram rem kendaraan bermuatan berat.

Di sisi lain, keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Jasa Raharja Sumbar dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar atas respon cepat dan perhatian yang diberikan sejak terjadinya kecelakaan.

Selain santunan dari Jasa Raharja, Pemkab juga akan memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban yang masih menempuh pendidikan.

Penulis: Ydi