Ade Rezki Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman

Pariaman – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan didampingi Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman, Jumat (8/8).

Dalam agenda resesnya kali ini, Ade Rezki mengunjungi beberapa lokasi, di antaranya Dapur MBG di Kelurahan Alai Gelombang, peninjauan pembagian MBG di SMPN 2 Pariaman, serta sosialisasi program di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

“Kunjungan ini untuk memastikan program utama Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis, berjalan sesuai SOP,” ujar Ade Rezki dalam wawancara bersama Tim Media Center Kominfo Kota Pariaman.

Baca Juga  Pemko Pariaman Semprot Disinfektan di Tempat Pelayanan Umum

Ia menjelaskan, peninjauan juga dilakukan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Alai Gelombang untuk melihat kesiapan infrastruktur dalam mendukung produksi dan penyajian MBG.

“Dari hasil peninjauan, semua sudah sesuai SOP yang diterapkan BGN. Anak-anak di SMPN 2 Pariaman terlihat sangat antusias dan menikmati menu MBG yang dibagikan,” katanya.

Menurut Ade, program MBG tidak hanya bermanfaat dalam pemenuhan gizi, tetapi juga menambah semangat belajar siswa, meningkatkan konsentrasi di kelas, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya nelayan yang menyalurkan hasil tangkapan ke SPPG.

Baca Juga  KRI Teluk Ratai Dihibahkan, Koleksi Museum Angkatan Laut Pariaman Makin Lengkap

Ia berharap ke depan SPPG dapat diperluas, tidak hanya untuk siswa, tetapi juga bagi bayi, balita, ibu hamil, dan menyusui. “Program yang sudah baik ini semoga terus berjalan dan menjadi percontohan, baik di Kota Pariaman maupun di seluruh Sumatera Barat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebutkan pihaknya telah mengusulkan penambahan data SPPG. “Targetnya, akhir 2025 nanti ada sekitar tujuh SPPG di Kota Pariaman sehingga pelaksanaan MBG di seluruh sekolah dapat terpenuhi,” ujarnya. (agus)