Ada Trotoar Beratap di Padang

oleh
Jalur pedestrian beratap kanopi di jalan Gereja. Kawasan ini terlihat cukup Indah dan menarik.(Charlie Ch. Legi) 
PANAS cukup terik siang itu. Temperatur udara menyentuh angka 31 derajat celcius. Panas ‘berdangkang’ kata orang Padang.
Padang memang panas. Siapapun mengakui bahwa Padang adalah kota berhawa panas. Sebab berada di tepi pantai Samudera Hindia.
Meski berhawa panas,  Padang menjadi kota kunjungan pertama bagi wisatawan yang datang ke Sumatera Barat. Karena Padang merupakan ibukota provinsi. Bandar udara terletak di Kabupaten Padangpariaman yang posisinya berada di perbatasan antara Padang dengan Padangpariaman. Pelabuhan terbesar,  Teluk Bayur juga ada di Padang. Tak heran jika Padang menjadi tempat tujuan utama di Sumatera Barat.
Terlepas dari itu,  Pemerintah Kota Padang ternyata terus menata kotanya. Semua bertujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada warga dan wisatawan yang berkunjung ke daerahnya.  Buktinya, infrastruktur dilengkapi dengan baik.  Yang kurang, dicukupi dan dilengkapi. Semua demi keindahan dan kesempurnaan kota.
Memanjakan pejalan kaki,  Pemko Padang memperancak jalur pedestrian atau trotoar. Jalur pedestrian yang sebelumnya kecil,  sempit dan berlubang, akhirnya dibongkar.  Diganti dengan yang lebih baik. Alhasil, jalur pedestrian pun sudah lebar dan rata.
Hebatnya lagi,  agar pejalan kaki tidak kehujanan dan kepanasan, trotoar diberi atap yang terbuat dari kanopi. Trotoar beratap ini terdapat di sejumlah titik.  Salah satunya yakni di sepanjang jalan Gereja,  atau depan Grand Inna Muara Hotel hingga ke depan Hotel Kyriad Bumi Minang.
Trotoar beratap ini memang belum sepenuhnya rampung pengerjaannya.  Akan tetapi keberadaannya sangat membantu pejalan kaki. Terutama di saat hujan dan panas.
“Bisa bataduah awak di bawahnyo,” celetuk Dian saat menunggu angkot di depan hotel.
Selain dapat melindungi pejalan kaki dari hujan dan panas,  jalur pedestrian beratap ini juga menambah keindahan kota.  Warna hijau atap kanopi semakin meneduhkan kondisi sekitar. Bentuknya pun simpel dan cukup elegan.
Selain membantu warga yang berjalan kaki,  kawasan pedestrian beratap kanopi ini diyakini akan menjadi pusat perhatian. Terutama bagi kaum milenial saat ini.  Mereka akan berfoto dan mengunggahnya di media sosial.
Sementara itu,  Wali Kota Padang H.  Mahyeldi Ansharullah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah di pedestrian itu.
Masyarakat juga diharapkan untuk mau bekerjasama dengan pemerintah demi kemajuan Kota Padang.  Selain menjaga fasilitas yang disediakan,  warga juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga ketentraman serta keamanan.(Charlie Ch. Legi) 
Loading...