Ada Ancaman Galodo di Tanah Datar dan 50 Kota dari Aliran Sungai Gunung Sago Mesti Diwaspadai

Bupati 50 Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo serahkan bantuan. (ist)

BATUSANGKAR – Ada ancaman bencana galodo untuk wilayah Tanah Datar dan 50 Kota mesti diwaspadai, terutama aliran sungai yang berhulu dari gunung Sago.

“Ke depan kita bersama tentu patur memikirkan ancaman bencana yang akan terjadi disekitar Gunung Sago,” kata Bupati Eka Putra saat menerima kunjungan Bupati 50 Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan rombongan di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Rabu (19/6).

Eka Putra mengajak untuk bersama bentuk tim ekspedisi guna meninjau situasi aliran sungai yang berhulu dari Gunung Sago.

Saat itu, Bupati 50 Kota Safaruddin menyambut baik dan sepakat untuk membentuk tim ekspedisi bersama.

“Saya menerima dengan baik niat dari Pak Bupati Eka Putra, saya segera akan membentuk tim ekspesdisi juga untuk bersama-sama memantau ke hulu Gunung Sago guna mengantisipasi ancaman bencana galodo bagi warga kita,” ucapnya.

Kedatangan Safaruddin bersama rombongan adalah untuk secara langsung memberikan bantuan sebesar Rp. 100 juta dari Bazbas, ASN, masyarakat dan pihak lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana alam.

“Kita ingin berbagi, ini bentuk simpati kami pada saudara-saudara yang tertimpa musibah, juga sebagaisalah satu bentuk persaudaran yang berbatasan langsung. Sebagai saudara, kami juga punya kewajiban untuk memberikan perhatian,” ujarnya.

Atas bantuan itu, Bupati Eka Putra menyatakan terimakasihnya pada Bupati 50 Kota, ASN serta masyarakat atas kontribusinya dalam membantu masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana alam tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran, semoga apa yang telah diberikan ini dibalas dengan berlipat ganda kebaikan dari Allah SWT, Aamiin ya rabbal alamin,” ucap Bupati Eka Putra.

Katanya, kedatangan Bupati 50 Kota dan jajaran tentunnya akan menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menghadapi musibah di daerahnya.

Hadir saat itu Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesra Arif Gani, Kepala Dinas Kominfo Yusrizal dan Kabag Prokopim Dedi Tri Widono. (ydi)