525 Siswa MTsN Padang Panjang Ikuti Vaksin Dosis 1

  • Bagikan

PADANG PANJANG  -Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Padang Panjang, akhirnya mendapatkan jatah vaksin Sinovac. Total, ada 525 pelajar di madrasah unggul Sumbar itu yang menjalani vaksinasi, Selasa (5/10).

Kepala MTsN Padang Panjang Firmawati Anwar mengatakan, ini merupakan jatah vaksinasi pertama kali di MTsN di jajaran Pendidikan Madrasah di bawah Kementerian Agama di Kota Padang Panjang. Dengan adanya vaksinasi itu, pelaksanaan pembelajaran tatap muka nanti bisa berjalan aman dan nyaman.

”Dari total 1.067 siswa di MTsN Padang Panjang, vaksinasi ini baru menyasar 525 siswa, karena sebagian siswa lain sudah dapat vaksin di tempat lain secara mandiri. Kalau guru, sudah vaksin semua,” tuturnya kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kankemenag Kota Padang Panjang.

Firmawati menjelaskan, para siswa yang menjalani vaksin ini sudah mendapat persetujuan orangtua. Antusiasme orangtua terkait vaksinasi ini luar biasa. ”Saya harap nanti bisa dapat jatah lagi, biar semua murid bisa vaksin. Begitu juga madrasah yang lain,” katanya.

Dia berharap dengan proses vaksinasi yang terus dicapai ini nanti bisa membantu upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi, sehingga herd immunity atau kekebalan massal bisa segera terbentuk.

Dengan begitu, proses pembelajaran bisa dilakukan seperti semula dengan pembelajaran tatap muka. Menurutnya, pembelajaran tatap muka lebih efektif dalam proses penyerapan pembelajaran jika dibanding belajar daring alias online.

”Kami, begitu juga siswa dan majelis guru (Ustadz/Ustadzah) sudah rindu kembali ke madrasah. Saya melihat antusiasme itu sejak awal PTM terbatas kemarin. Jika biasanya dulu banyak yang telat, tapi kemarin hampir gak ada yang telat,” ujarnya.

Kakankemenag Kota Padang Panjang Buya H. Alizar Datuak Sindo Nan Tongga sangat menyambut positif dengan vaksinasi yang digelar MTsN Padang Panjang. Selain menyukseskan program pemerintah, ia pun berharap pembelajaran tatap muka bisa berjalan aman dan nyaman tanpa kendala apapun.

”Kalau belajar daring itu banyak gangguan, mulai dari sinyal dan kurang fokus, ditambah lagi dengan peristiwa semalam yakninya beberapa Medsos mengalami (down) alias tidak berfungsi lebih kurang selama 8 jam di seluruh dunia. Ya, semoga itu menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa pembelajaran tatap muka jauh lebih baik,” ujarnya.

Senada dengan Kakankemenag Kota Padang Panjang, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Emi Ratna Aprilana beserta JFU Penmad sangat setuju dengan penyampaian Kakankemenag dan mengapresiasi kegiatan Vaksinasi di MTsN Padang Panjang yang disambut antusias oleh seluruh orang tua dan wali murid.

“Kita dari Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi siswa di MTsN Padang Panjang yang didukung oleh seluruh orangtua siswa dengan memberikan izin agar anaknya divaksinasi. Bahkan ada siswa yang telah divaksinasi secara mandiri oleh orang tuanya,” ujarnya.

“Mudah-mudahan kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar dan aman demi terselenggaranya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di MTsN Padang Panjang,” pungkasnya. (Jas)

  • Bagikan