21 Anak Sumbar Diduga Terjangkit Gagal Ginjal Akut, Ini Penjelasan Dinkes Sumbar

Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Lila Yanwar menjelaskan kondisi penyakit gagal ginjal akut serang anak-anak di Sumbar, Rabu (19/10).Ist

PADANG-Penyakit diduga gagal ginjal akut kini telah menyerang anak-anak di sejumlah daerah di Sumbar. Data Dinas Kesehatan Sumbar mencatat sudah 21 anak yang terdeteksi.

Menyikapi merebaknya pengakit gagal ginjal akut ini, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Kota melakukan evaluasi lapangan dan segera informasikan serta komunikasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. Tujuannya untuk mengetahui data valid di lapangan. Sehingga bisa diambil langkah-langkah penanganan ke depan.

“Pengakit ini masih misteri, kita kordinasikan ke depan untuk mengambil langkah-langkah penanganan selanjutnya,” tegas Mahyeldi, Rabu (19/10).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, Dr Lila Yanwar, Mars mengungkapkan, jumlah pasien yang dirawat di RSUP M Djamil dengan gejala yang mirip dengan penyakit gagal ginjal akut sebanyak 21 kasus.

“Pasien yang dirawat di RSUP M Djamil ini berasal dari beberapa daerah di Sumbar,” ungkap Lila, usai kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Nagari Puluik-puluik Kecamatan Empat Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu (19/10).

Lila menambahkan, saat ini pihaknya bersama RSUP M Djamil Padang tengah melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perkembangan kasus penyakit ini.

“Kita bersama RSUP M Djamil melakukan pengawasan dan pemantauan. Kejadian ini juga masih dalam pembicaraan Menteri Kesehatan. Kita juga kolaborasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pusat dan Sumbar,” terang Lila.