TPID Limapuluh Kota Bergerak Cepat

Limapuluh Kota – Merespon instruksi Menteri Dalam Negeri terkait pengendalian inflasi di daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Limapuluh Kota bergerak cepat. Didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TPID Limapuluh Kota melaksanakan gelar pangan murah di sejumlah titik di daerah itu.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, kepada wartawan, Minggu (6/11), mengatakan, nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, merupakan nagari pertama yang ditunjuk menjadi lokasi bazar pangan pertama di Limapuluh Kota. “Gelar pangan murah itu merupakan kolaborasi dinas pangan bersama UPTD distribusi, pasokan dan akses pangan Toko Tani Indonesia Center (TTIC), dinas pangan Provinsi Sumbar dan Perum Bulog, telah mengalokasikan sebanyak 400 paket komoditas sembako yang dijual dengan harga dibawah standar di nagari yang berada di utara Limapuluh Kota tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan gelar pangan murah perdana yang dilakukan itu dipantau langsung Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Sekretaris Daerah Widya Putra, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kodim 0306/50 Kota, Kepala Dinas Pangan Ambardi, Kepala Dinas Perdagangan Ayu Mitria dan Kepala Dinas Perikanan Siswanto.

Baca Juga  Hasil Tracking Kasus, Bertambah Dua Positif COVID-19 di Limapuluh Kota

“Bahan pangan yang dijual di bawah harga pasar itu, yakni beras medium seharga Rp46.500/5 Kg, gula Rp13.500/Kg, beras premium Rp140.000/10 Kg, minyak goreng Rp13.500/liter, serta sejumlah bahan pokok lainnya. Bazar pangan murah tersebut digelar sebagai upaya pemerintah daerah demi menekan laju inflasi yang cukup tinggi yakni mencapai enam persen di daerah kita,” tambahnya.

Dikatakan, upaya itu juga sebagai upaya yang dilakukan sesuai instruksi Mendagri, Tito Karnavian. Dan Pemkab Limapuluh Kota siap melaksanakan intruksi itu, demi pengendalian inflasi di daerah. Tidak hanya itu, akhir September lalu Presiden Joko Widodo juga telah memanggil seluruh kepala daerah di Indonesia. Agar Inflasi di daerah turut menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

“Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya melakukan langkah cepat demi mengendalikan inflasi yang jadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mengakses sembako serta meningkatkan perekonomian masyarakat kalangan kurang mampu untuk memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar,” katanya.

Baca Juga  TMMD ke 111 Limapuluh Kota Resmi Dibuka

Sebelumnya, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, secara terpisah, mengatakan, bazar sembako murah ini dilaksanakan untuk menekan laju inflasi. “Bazar pangan merupakan langkah nyata kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti kenaikan beberapa bahan pangan di Limapuluh Kota,” ucapnya.

Menurutnya, upaya intervensi terkait kenaikan barang ini diharapkan mampu membantu masyarakat yang terdampak, mendapatkan akses yang mudah terhadap sembako relatif murah dibawah harga pasar. “Seluruh masyarakat dapat mendukung program bazar pangan murah dengan menyebarkan informasi positif kepada sanak keluarga maupun lingkungan sekitar. Kapolres Limapuluh Kota siap mendukung bazar pangan di Limapuluh Kota, demi meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. 207